Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut: Wartawan adalah Profesi Yang Mulia

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43990.jpg

    Kab. Garut –– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Broadcast bagi wartawan yang dilaksanakan di Bukit Alamanda Resort and Resto, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa, (21/9/2021).

    Bupati Garut Rudy Gunawan mengungkapkan bahwa wartawan merupakan sebuah profesi yang mulia serta menyangkut hal yang berhubungan dengan nasib seseorang. 

    “Jurnalisme yang baik adalah mencari faktanya itu yang harus ada, karena selain menghimpun berita, mencari fakta, menyebarkan (informasi), juga di sini ada sisi etika,” ujar Bupati Garut dalam sambutannya.

    Ia menuturkan bahwa sebagai sebuah profesi, Rudy meminta seorang wartawan harus memiliki sebuah kompetensi dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Berkenaan dengan hal tersebut, Pemkab Garut siap memberikan perhatian terhadap UKW tadi, agar jurnalis di Kabupaten Garut memiliki kualifikasi sebagai seorang wartawan.

    “Nah saya membaca di Dewan Pers bahwa wartawan wajib mempunyai Uji Kompetensi Wartawan, kalau yang sudah mempunyai Uji Kompetensi Wartawan, maka dia berkualifikasi sebagai wartawan, sebagai jurnalis, ini yang sedang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Garut," ucapnya.

    Bupati Garut mengatakan, pihaknya menginginkan pers sebagai profesi yang berwibawa, serta dihormati sebagai profesi yang mulia. Terlebih, pers ini adalah seoarang profesional yang memiliki kode etik. 

    “Jadi intinya kami mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini dengan rekan-rekan pers, tapi saya, pers ini ingin berwibawa, dihormati sebagai profesi yang mulia, nah untuk itu kita adalah profesional, sama dengan arsitek, sama dengan advokat, sama dengan dokter, cirinya adalah kita punya kode etik, kode etik pers katanya itu dibuat ada aturannya,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Diskominfo Garut Muksin mengatakan, kegiatan ini ikuti oleh kurang lebih 60 peserta yang terdiri dari beberapa perwakilan organisasi pers yang ada di Kabupaten Garut. Dengan salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah meningkatkan kapasitas dan peran jurnalis dalam penyebarluasan informasi. 

    “Kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalistik dan Broadcast dengan mengambil tema peningkatan penyiaran media daerah, (dengan) tujuan menjalin tali silaturahmi diantara organisasi (pers) di Kabupaten Garut, meningkatkan kapasitas dan peran jurnalis dalam penyebarluasan informasi, ketiga membuka wawasan jurnalis dalam dunia penyiaran dan broadcast.” tandasnya.

    (Editor: Fauziah Ismi Desiana)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus