Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mitigasi Bencana, Pemdakab Purwakarta Libatkan Berbagai Unsur Masyarakat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44252.jpg

    Kab. Purwakarta --- Bupati Purwakarta bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara bakti sosial pada warga yang terdampak bencana pergeseran tanah di Desa Pasanggahan yang digelar oleh LSM GMBI Distrik Purwakarta, Minggu (10/10/2021).

    Ambu Anne --sapaan Anne Ratna Mustika-- mengatakan, sejumlah langkah strategis untuk mengatasi berbagai isu sosial yang menjadi hak dasar publik terus disikapi oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Purwakarta di antaranya, memastikan pendistribusian bantuan sosial berlangsung efektif untuk mengatasi kemampuan ekonomi rakyat.

    Mitigasi berbagai problem ekonomi tersebut menjadi langkah yang mendapatkan perhatian khusus. Selain bersama TNI dan Polri, lanjut Ambu Anne, Pemdakab Purwakarta juga menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan mitigasi-mitigasi dalam penanganan COVID-19 dan dampak yang ditimbulkan. Selain itu, juga menggandeng sejumlah unsur masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana alam.

    "Atas dukungan dari LSM GMBI kami merasa bersyukur dan bangga, mudah-mudahan kegiatan seperti ini itu juga akan dilakukan oleh unsur-unsur masyarakat lainnya," katanya.

    Menurutnya, untuk membantu mengatasi dampak bencana pergerseran tanah di kaki Gunung Parang itu, pihak telah melaksanakan dua tahap untuk bantuan rumah yang terdampak dari Distarkim dan Bagian Kesra dalam bentuk bantuan sosial.

    Sebelumnya, Sabtu (9/10/2021), Ambu Anne menghadiri launching pembagian Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) oleh TNI di Wilayah Kodim 0619 Purwakarta.

    Bantuan tersebut secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di kabupaten Purwakarta. Penyerahan Bantuan Tunai pedagang kaki lima dan warung sebesar 1,2 juta rupiah yang merupakan program Presiden yang disalurkan oleh TNI.

    Menurut Ambu Anne, pelemahan sektor ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19 merupakan hal yang paling terasa. Pada muaranya, kondisi ini bisa mengganggu stabilitas sosial dan politik nasional. Pelemahan ekonomi tersebut salah satunya ditandai dengan terjadinya PHK besar-besaran, berbagai aktifitas industri terhenti dan aktivitas sektor perdagangan yang merosot tajam.

    "Semoga bantuan tunai untuk PKL dan warung ini menjadi penyemangat bagi para pedagang kaki lima dan pemilik warung untuk terus berkarya dan melayani masyarakat dalam memberikan layanan dagangan serta dapat meneruskan kehidupan di masa Pandemi COVID-19 yang belum usai," katanya.

    Menurutnya, dampak COVID-19 ini sudah masuk ke sektor ekonomi, dan tentu harus bisa selamatkan masyarakat paling bawah agar tetap bisa menjalankan kehidupannya dengan berdagang, dengan adanya bantuan ini dapat kembali mengembangkan usaha kecil masyarakat dan dapat bertahan dalam perekonomian masyarakat selama pandemi COVID-19.

    "Purwakarta ada di PPKM Level 3. Mari bersama-sama dalam beraktivitas sehari-hari tetap menerapkan prokes, agar pandemi COVID-19 segera berakhir dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal serta lebih berkembang kedepannya," imbuhnya.
    (Diskominfo Purwakarta/luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus