Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Setengah Juta Lebih Warga Purwakarta Tentukan Kades di 170 Desa

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44328.jpg

    Kab. Purwakarta --- Hari ini, diperkirakan sebanyak 545.318 warga di 170 desa pada 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Purwakarta menentukan siapa kepala desa di wilayah desanya masing-masing. 

    Pencoblosan dimulai pada pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB pada 1.172 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah ditentukan oleh kepanitiaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

    Dari ratusan ribu warga yang tercatat pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades serentak tahun ini, nampak Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika  menyalurkan hak pilihnya, ikut mencoblos Calon Kepala Desa (Cakades) di TPS 4, Desa Sawah Kulon, Kabupaten Purwakarta.

    "Alhamdulillah, saya telah selesai mengikuti pesta demokrasi masyarakat desa pada Pilkades Serentak tahun 2021. Kepada warga masyarakat yang sudah masuk DPT untuk segera datang ke TPS untuk memilih calon kepala desa pilihannya. Mari sukseskan Pilkades Serentak tahun 2021," katanya, Sabtu (16/10/2021).

    Ambu Anne --sapaan Anne Ratna Mustika-- juga mengatakan, hari pencoblosan Pilkades serentak di Purwakarta tengah dilaksanakan sesuai jadwal yang sebelumnya telah ditetapkan dengan berbagai catatan berkaitan dengan kondusivitas dan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta teknis-teknis pelaksanaan yang mengacu pada pencegahan penyebaran COVID-19.

    Menurut ambu Anne, pelaksanaan Pilkades serentak ini telah dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi khususnya dalam hal pengamanan yang melibatkan berbagai pihak terutama unsur Pemda dengan TNI dan Polri.

    "Kami berharap semua pihak yang terlibat agar senantiasa mampu memberikan pemahaman yang benar dan netral agar pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai harapan," katanya.

    Selain itu, hal-hal yang berkaitan dengan langkah untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan kesehatan pada proses Pilkades juga harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat yang terlibat dalam hajatan demokrasi ini.

    "Selain upaya pencegahan pada hal-hal yang mengarah pada konflik dan sengketa Pilkades, kita juga harus mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin sehingga segala potensi penyebaran pandemi COVID-19 bisa diminimalisir. Karena Pilkades bagian dari sebuah proses demokrasi, mari kita ciptakan Pilkades yang sehat dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin impian masyarakat," imbuhnya.
    (Diskominfo Purwakarta/luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus