Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Turunkan Level PPKM, Kabupaten Garut Kebut Vaksinasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44337.jpg

    Kab. Garut --- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakan) Garut, saat ini kian gencar melakukan vaksinasi di beberapa daerah guna meningkatkan capaian vaksinasi untuk menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 3 menjadi level 2.

    Selain di Komplek Pendopo, kegiatan vaksinasi berlangsung di Kecamatan Cisompet, Peundeuy, Singajaya dan Pusat Perberlanjaan di Kota Garut. Di Kecamatan Cisompet, kegiatan vaksinasi ditinjau langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, Sabtu (16/10/2021).

    Rudy mengatakan di Kecamatan Cisompet ada sekitar seribu orang mengikuti vaksinasi. Mereka datang dari beberapa desa di Kecamatan Cisompet, dengan rela menempuh jarak yang cukup jauh untuk ke lokasi vaksinasi dengan menggunakan kendaraan seadanya.

    "Terima kasih TNI/Polri, terima kasih bapak ibu kepala desa, terima kasih para ketua RW, para ketua kader, dan tentu terima kasih kepada ibu Kepala Puskesmas beserta seluruh nakes yang hari ini mengadakn vaksinasi di tempat terpencil di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut," katanya.

    Rudy menambahkan, dalam seminggu terakhir ini Pemdakab Garut beserta TNI Polri didukung pihak lainnya berhasil melakukan vaksinasi kepada 130 ribu orang di Kabupaten Garut.

    "Alhamdulillah target 1 minggu target 130 ribu (vaksinasi) tercapai, dari mulai tanggal 9 sekarang tanggal 16, dalam 7 hari kita sudah tervaksin dengan gerakan gotong-royong kita vaksin 130 ribu orang (dari) target 500 ribu satu bulan, bulan depan kita ke level 2," katanya.

    Sementara laporan dari Kecamatan Peundeuy, tim Diskominfo melaporkan, hari Sabtu sebanyak 800 warga berhasil divaksinasi, baik vaksin dosis satu ataupun vaksin dosis dua. Puskesmas Peundeuy menargetkan 18.000 warganya beri vaksin, meski dan 7 hingga 9 bulan ini baru mencapai 6.000 orang lebih orang yang sudah tervaksinasi.

    Di Peundeuy dan Singajaya terpantau antusiasme masyarakat mengikuti vaksinisasi, meski harus menempuh jarak yang jauh menuju lokasi, bahkan guna meyakinkan warganya forkopincam setempat melakukan pendekatan, edukasi dan jemput bola, Begitu pula di Kecamatan Singajaya, I Polsek Singajaya, melakukan jemput bola melakukan vaksinasi ke dusun-dusun, untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan vaksinasi.

    Bebeda dengan ketiga kecamatan, di wilayah perkotaan, pemberian vaksin dilakukan di halaman Ramayana Mall Garut, yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut bekerja sama dengan Asosiasi Ritel Garut. Sedikitnya 396 orang berhasil divaksinasi dosis 1 dan 2.

    Kepala Bidang Perdagangan Disperindag dan ESDM Garut Heri Gunawan mengatakan, dalam rangka pemulihan ekonomi di Kabupaten Garut, pihaknya bekerja sama dengan Asosasi Ritel Garut menyelenggarakan Mega Gebyar Vaksinasi COVID-19.

    “Seiring dengan itu maka karena memang Disperindag dan ESDM salah satu mitranya adalah toko-toko ritel, maka kami Bidang Perdagangan melakukan komunikasi dengan mereka. Dan Alhamdulillah mereka sangat antusias dan mendukung terhadap pelaksanaan vaksin ini. Jadi toko ritel di Garut semuanya mendukung,” katanya.

    Selain itu, lanjut Heri, kegiatan Mega Gebyar Vaksinasi COVID-19 bertujuan dalam rangka menurunkan status PPKM Level 3 di Garut menjadi Level 2 agar kegiatan ekonomi di Kabupaten Garut bisa kembali berjalan normal.

    “Sehingga mungkin nanti kaitan dengan berbagai hal kalau di level dua akan sedikit dilonggarkan kembali, karena memang salah satu tugas dan fungsi kita ini adalah pemulihan ekonomi dari sektor-sektor ritel ini,” katanya.

    Store Manager Ramayana Garut Maman Iskandar, selaku Perwakilan Asosiasi Ritel Garut mengapreasiasi peran pemerintah daerah khususnya Disperindag Garut yang bekerja sama dengan dunia ritel dalam penyelenggaraan Mega Gebyar Vaksinasi COVID-19 yang berlangsung selama dua hari ini.

    “Kita jalankan rencana ini dua hari, hari ini dengan besok (Minggu), target nya sih dua ribu peserta, ya, kalo misalkan tercapai dua ribu peserta ini, kita akan bagi dua, jadi hari ini seribu peserta, besoknya seribu peserta lagi,” katanya.

    Ia berharap dengan vaksinasi massal ini, terbentuk immunity.

    "Artinya warga Garut juga vaksinasi sudah bagus, nah, COVID Insyaallah dapat ditekan, roda perekonomian juga berputar seperti normal. Itu harapan kami, sih, sebenarnya,” imbuhnya.
    (humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus