Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Minta Bupati dan Walikota Proaktif dalam Mengejar PPKM ke Level 1 dan 2

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44349.jpg

    Kab. Ciamis --- Pemdakab Ciamis yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Tatang bersama Unsur Forkopimda mengikuti rapat koordinasi komite penanganan COVID-19 tingkat Jawa Barat secara virtual di ruang Oproom Sekretariat Daerah, Senin (18/10/2021). 

    Rakor tersebut rutin dilaksanakan oleh Pemda Provinsi Jabar setiap dua pekan untuk menginformasikan dan mengkoordinasikan terkait perkembangan COVID-19 di wilayah Jawa Barat. 

    Dalam kesempatan tersebut Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan perkembangan kasus COVID-19 di Jawa Barat terus menunjukan penurunan. 

    "Untuk saat ini, saya melaporkan kasus aktif turun 0.24 persen, tingkat kesembuhan naik 97,67 persen, tingkat kematian naik 2.09 persen dan BOR RS turun 3.28 persen, " ungkapnya. 

    Sekda Jabar mencatat masih terdapat tiga Kabupaten Kota dengan tingkat kasus aktif tertinggi di Jabar, yakni Kabupaten Tasikmalaya 1.05 persen, Kota Cimahi 0.86 persen, dan Kabupaten Ciamis 0.69 persen.

    Terkait zonasi, Sekda Jabar menyampaikan seluruh Kabupaten Kota di Jawa Barat saat ini berada di zona rendah. 

    Sementara status level PPKM di Jabar terdapat 24 kabupaten dan kota di level 3. Sementara tiga kabupaten dan kota berada di level 2 PPKM. 

    "Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai asesmen kabupaten dan kota di Jabar terdapat tiga daerah di level 2 dan 24 daerah dilevel 3," jelasnya. 

    Selanjutnya, Sekda Jabar menyampaikan berdasarkan hasil data, beberapa kabupaten dan kota diprediksikan masuk ke level 2 diantaranya kabupaten Karawang, Kabupaten Sumedang, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan 2 kabupaten dan kota diprediksi masuk ke level 1 yakni Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar. 

    "Kita masih menunggu hasil leveling dari pemerintah pusat, mudah-mudahan lebih banyak lagi kabupaten/kota yang dapat turun level melebihi yang telah diprediksikan," ungkapnya. 

    Sementara itu Gubernur Jabar Ridwan Kamil  mengatakan bupati walikota harus proaktif dalam mengejar PPKM ke level 1 dan 2.

    "Kaitan dengan kapasitas vaksinasi mudah-mudahan semua bisa mengejar, kepada yang targetnya belum tercapai kita dukung terus hingga dapat mencapai target, " ucapnya.

    Gubernur mengucapkan terimakasih pada seluruh pihak baik TNI, POLRI Forkopimda dan kepala daerah yang telah memban

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus