Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkatkan Kinerja Pemerintah Daerah, Bupati Ciamis Gelar Rakor Tingkat Kabupaten

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44647.jpg

    Kab. Ciamis --- Dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah daerah, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menggelar rakor tingkat kabupaten di Aula Setda Ciamis, Selasa (09/11/2021).

    Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis dengan didampingi Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, Sekretaris Daerah Tatang , para asisten daerah dan diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Ciamis dan Camat se-Kabupaten Ciamis.

    Mengawali arahanya,  Bupati Ciamis menyampaikan informasi terkait perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Ciamis yang saat ini memasuki level 2 PPKM. 

    "Berdasarkan Instruksi Mendagri No 57 tahun 2021 menyatakan bahwa Kab. Ciamis pertanggal 1 Nopember masuk level 2 PPKM, sehingga kegiatan masyarakat sudah mulai di longgarkan tapi dengan prokes paling tidak memakai masker dan vaksinasi, " ucap Bupati. 

    Diterangkan bupati, masuknya Ciamis ke level 2, salah satu indikatornya yaitu cakupan vaksinasi Ciamis sudah mencapai lebih dari 50 persen.

    "Kita menargetkan diakhir Nopember nanti vaksinasi dapat mencapai 70 persen, oleh karena itu kepada kecamatan yang persentase vaksinasinya masih dibawah 30 persen harus di tingkatkan terus,” ujarnya. 

    Bupati berpesan kepada Camat, Kepala Desa, Babinsa dan Babinmas agar terus menerus mensosialisasikan dan mengedukasikan kepada masyarakat terkait vaksinasi . Terkait Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Bupati menyampaikan pelaksanaannya  dapat diperpanjang apabila tidak terjadi lonjakan COVID-19.

    "Kegiatan PTMT di Ciamis dapat terus dilaksanakan, namun kewaspadaan harus terus di tingkatkan terutama dalam melaksanakan protokol kesehatan bagi peserta didik, jangan sampai lengah karena COVID-19 bisa tiba-tiba melonjak, " urainya.

    Selain itu, sarana protokol kesehatan harus selalu tersedia seperti tempat cuci tangan, handsanitizer , desinfektan, masker dan sarana lainya. 

    Memasuki musim penghujan, Bupati Ciamis mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana

    Memasuki musim penghujan, Bupati Ciamis mengimbau agar camat, kepala desa serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana seperti longsor, banjir,  pohon tumbang dan lainya. 

    "Sosialisasikan kepada seluruh masyarakat dan stakeholder di wilayah masing-masing untuk sama-sama mengantisipasi bencana karena saat ini kita memasuki musim penghujan," ungkap bupati.

    Bupati mengintruksikan agar camat,  kepala desa harus langsung tanggap mengunjungi lokasi yang terkena dampak dengan melaporkan kepada BPBD agar dapat langsung ditangani. 

     

    Bupati Ajak Masyarakat Lakukan 3M+ dan G1R1J untuk Mencegah DBD dan Chikungunya

    Sebagai upaya mencegah demam berdarah dengue (DBD) , Bupati Ciamis mengajak masyarakat untuk melakukan 3M+ yakni menguras, menutup, mendaur ulang dan menghindari gigitan nyamuk di lingkungan rumah, perkantoran dan tempat lainya. Selain itu bupati meminta masyarakat memperkuat  G1R1J, yaitu Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (juru pemantau jentik). 

    "Update kasus DBD di Camis sampai tanggal 8 Nopember 2021 tercatat untuk penderita sebanyak 226 kasus, meninggal 1 kasus, total 227 kasus," terangnya. 

    Terkait pengamanan libur natal dan tahun baru, bupati sebutkan akan mengsinergikan kebijakan antara pusat dan daerah

    "Terkait pengamanan natal dan tahun baru (Nataru) Kami akan mensinergikan kebijakan dengan pemerintah pusat dalam antisipasi lonjakan lalu lintas kendaraan pribadi dengan pengetatan persyaratan perjalanan pada masa angkutan natal dan tahun baru, " jelas bupati. 

    Selain itu bupati mengatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk merencanakan antisipasi kemungkinan terjadinya permasalahan kelancaran arus lalu lintas. 

    Terakhir, Bupati Herdiat berpesan agar seluruh perangkat daerah dari tingkat kabupaten sampai tingkat Desa untuk cepat tanggap dan responsif dalam melayani masyarakat.

    "Layani masyarakat dengan sebaik baiknya, harus cepat tanggap dan responsif, jangan menganggap kecil masalah, serta bisa lebih kooperatif dengan masyarakat," tutupnya. (*FID)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus