Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Inflasi Jabar Bulan November 0,27 Persen, Masih Terkendali

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44937.jpg

    BANDUNG - Pada November 2021, indeks Harga Konsumen ( IHK) Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan.

    Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,76 pada Oktober 2021 menjadi 108,05 pada November 2021, dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,27 persen.

    " Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari – November 2021) sebesar 1,22 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (November 2021 terhadap November 2020) tercatat sebesar 1,74 persen," ujar Koordinator Fungsi Neraca Wilayah & Analisis Statistik BPS Jabar Samiran, Rabu (1/12/2021).

    Dari 11 (sebelas) kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu Kelompok Makanan, Minuman & Tembakau sebesar 0,69 persen; Kelompok Pakaian & Alas Kaki sebesar 0,13 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, & Bahan Bakar Rumah sebesar 0,03 persen.

    Kelompok Perlengkapan, Peralatan & Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,28 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,09 persen; Kelompok Transportasi sebesar 0,09 persen; Kelompok Rekreasi, Olahraga & Budaya sebesar 0,02 persen; Kelompok Penyediaan Makanan & Minuman/Restoran sebesar 0,47 persen dan Kelompok Perawatan Pribadi & Jasa Lainnya sebesar 0,34 persen. 

    Sementara Kelompok Informasi, Komunikasi & Jasa Keuangan; dan Kelompok Pendidikan tidak mengalami perubahan.

    Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat November 2021 seluruhnya mengalami inflasi, yaitu Kota Bogor sebesar 0,26 persen; Kota Sukabumi sebesar 0,57 persen; Kota Bandung sebesar 0,14 persen; Kota Cirebon sebesar 0,42 persen; Kota Bekasi sebesar 0,32 persen; Kota Depok sebesar 0,28 persen; dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,17 persen. (Guh)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus