Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Nataru, Wabup Ciamis Ikuti Rapat Komite Penanganan COVID-19 Tingkat Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_45035.jpg

    Kab. Ciamis --- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti rapat komite penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) tingkat Provinsi Jawa Barat secara virtual di ruang ULP Skretariat Daerah, Selasa (7/12/2021).

    Rapat komite tersebut dilaksanakan sebagai upaya persiapan menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan untuk menginformasikan terkait perkembangan COVID-19 di Jawa Barat.

    Dalam arahanya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan terkait Nataru ini semua pihak harus bersiaga agar tidak mengalami kenaikan kasus COVID-19.

    "Semua harus bersiaga kaitanya dengan libur panjang baik natal maupun tahun baru supaya kita tidak mengulangi problem yang sama," ucap Ridwan Kamil

    Gubernur menyampaikan Pemerintah tidak jadi memberlakukan PPKM level 3 selama libur Nataru 2022 seperti yang direncanakan sebelumnya.

    "Dengan keputusan tersebut jangan disimpulkan oleh masyarakat seolah-olah bebas, tetap akan ada penyekatan di jalur-jalur tertentu," jelasnya.

    Selain itu tidak diperbolehkan ada perayaan baik di tempat seperti hotel, pusat pembelanjaan, mal dan tempat lainya.

    "Saya berpesan kepada Kapolda menjelang natal nanti intensitas keamanan harus ditingkatkan terutama di tempat ibadah, " ungkap Gubernur.

    Sementara itu terkait perkembangan COVID-19, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja melaporkan semua kabupaten kota  saat ini berada di zona risiko rendah.

    "Adapun terkait status level PPKM Jawa Barat berdasarkan Inmendagri No 63 Tahun 2021 terdapat 2 kabupaten kota di level 3, 22 Kab/Kota di level 2 dan 3 Kab/Kota di level 1," terang Setiawan.

    Setiawan juga mengatakan agar fungsi Satgas COVID-19 di masing-masing kabupaten/kota , kecamatan, kelurahan dan sesa kembali di aktifkan. Selain itu Setiawan menegaskan untuk tetap menerapkan prokes yang lebih ketat baik di tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus