Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peternak Meminta Impor Daging Sapi Dibatasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/sapi.jpg

    Bandung- Rencana pemerintah yang akan menambah kuota impor daging sapi ditentang peternak sapi lokal. Sekretaris DPD Perhimpunan Peternak Sapi & Kerbau Indonesia (PPSKI) Jawa Barat Robi Agustiar mengaku kecewa dengan pernyataan pemerintah yang akan menambah kuota daging sapi impor.

    "Kami sangat kecewa karena pemerintah akan menambah kuota impor. Kalau seperti ini maka swasembada daging sapi akan sulit tercapai," ujar Robi.  Pada tahun ini pemerintah hanya akan mengimpor sebanyak 85.000 ton atau sebesar 17,5% saja kendati mendapat jatah maksimal impor sebanyak 96.800 ton atau 20% dari total kebutuhan nasional sebesar 484.000 ton. Rinciannya, kuota impor daging sapi beku 34.000 ton dan kuota impor sapi bakalan 283.000 ekor setara dengan 51.000 ton daging sapi beku.

    Dia menilai rencana penambahan kuota imopr menunjukan pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan program swasembada Daging Sapi 2014. Target swasembada itu telah ditetapkan sebanyak tiga kali dan belum tercapai.  Lebih lanjut Robi menilai penambahan kuota tersebut membuktikan bahwa kementrian pertanian sudah tidak lagi pro peternak rakyat. Penambahan tersebut terkesan lebih berpihak kepada importir daging sapi.

    Menurutnya, peternak sapi di Jabar saat ini sedang menikmati harga daging sapi yang bagus dengan kisaran Rp29.000 hingga Rp32.000/kg hidup. Bahkan di beberapa daerah Rumah Potong Hewan yang awalnya sepi namun kini kembali ramai.  Untuk itu, pihaknya pemerintah agar membatalkan penambahan kuota impor daging sapi. Sebab, hal tersebut akan berdampak negatif kepada perekonomian para peternak.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus