Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Nelayan Berharap Pada KCR

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/nelayan.jpg

    BANDUNG - Nelayan masih kesulitan mengakses pembiayaan perbankan, akibat terkendala syarat agunan. Akibatnya, sebagian nelayan memilih meminjam modal kerja kepada juragan atau tengkulak. Padahal, pinjaman kredit tersebut dipatok dengan bunga tinggi.

    "Kami masih kesusahan mengakses pembiayaan perbankan. Ketika akan meminjam uang, selalu terkendala jaminan. Sedangkan nelayan, sebagian besar tidak punya jaminan," kata Ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Jabar Bahruzin.

    Menurut dia, nyaris sebagian besar nelayan kecil tidak bisa mengakses pembiayaan perbankan. Lain halnya dengan nelayan besar, termasuk juragan. Mereka lebih mudah mengakses kredit perbankan. Diakui Bahruzin, petani tanaman pangan lebih berkesempatan mengakses kredit, ketimbang nelayan.

    Kesulitan akses pembiayaan juga terjadi pada program Pemprov Jabar Kredit Cinta Rakyat (KCR). Program pembiayaan dengan bunga 9,3% ini, nyaris tidak bisa diakses nelayan. Bank BJB sebagai penyalur kredit KCR, masih terkendala aturan agunan sesuai persyaratan Bank Indonesia (BI).

    Dia berharap, KCR yang digulirkan dari APBD Jabar bisa menyentuh semua lapisan masyarakat, termasuk nelayan. "Harusnya persyaratan KCR lebih longgar, karena dana yang digunakan adalah dana APBD," timpal dia. tjo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus