Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Launching Peningkatan Pelayanan SAMSAT

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0856.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Senin (17/6) melaunching Peningkatan Pelayanan SAMSAT di Wilayah Jawa Barat dengan ditandai penandantangan prasasti, didampingi oleh Wakapolda Jabar, Hengkie Kaluara, dan Kapala Dinas Dispenda Prov. Jabar Bambang Heryanto, bertempat di Halaman Kantor Dispenda, Jl. Soekarno Hatta Bandung.

    Peningkatan pelayanan yang dilaunching itu meliputi : Sistem Pokja Kota Bandung, Relokasi Drive Thru Kota Bandung III Soekarno Hatta, Relokasi SAMSAT Outlet Kota Bandung I Pajajaran, 12 kendaraan SAMSAT Keliling Online, Sentra Layanan SAMSAT Outlet Bank BJB, dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Online. Adapun Sentra Layanan Outlet Ban bjb, yaitu : KCP Ciwidey Kab. Bandung, KCP Cikajang Kab. Garut, KCP Pangalengan Kab. Bandung, KCP Dayeuh Kolot Kab. bandung, Payment Point Ciasem Kab. Subang, Kantor Kas Lembur Situ Kota Sukabumi,  Kantor Kas Cibinong Kab. Cianjur.

    Usai meresmikan beroperasinya Peningkatan Pelayanan SAMSAT, Gubernur melakukan pengguntingan pita sebagai tanda beroperasinya tempat Drive Thru yang baru, secara bersama dengan Kadispenda Prov. Jabar, pewakilan dari Kantor Jasa Raharja, dan pihak Polda Jabar. Setelah itu melihat langsung proses pelayanan pembayaran pajak sistem drive thru yang kebetulan sedang melayani pendaftaran dan Gubernur ikut membawakan berkas pemohon disampaikan kepada petugas.

    Setelah melihat pelayanan sistem drive thru, Gubernur meninjau sistem pelayanan baru di Kantor SAMSAT. Disana, Gubernur mendapat penjelasan dari salah seorang petugas kepolisian tentang sistem ban berjalan dalam pelayanan pembayaran pajak dan pengurusan STNK, mutasi dan lainnya. Khsusus untuk pelayanan pembayaran pajak, apabila berkas-berkasnya komplit, maka akan selesai selama lima menit, kata petugas kepolisian kepada Gubernur Ahmad Heryawan dan Gubernur menunjukkan respons positif dan bangga atas sistem yang baru tersebut.

    Kendatipun telah terjadi peningkatan pelayanan, namun Gubernur masih menemukan pemohon yang kurang terlayani dengan baik. Hal itu terungkap ketika Gubernur melakukan dialog dengan beberapa pemohon. Sipemohon yang kurang terlayani itu mengeluhkan sistem yang ada. Menurutnya, dirinya telah mendapatkan nomor untuk pelayanan, tapi tidak dapat terlayani sampai kantor pelayanan tutup, pun demikian dihari berikutnya maksudnya hari ini (18/6), hingga siang hari belum mendapat panggilan. Atas keluhan pemohon tersebut, Gubernur meminta Kepala Dinas Dispenda untuk segera memperbaikinya. "Setiap pemohon yang sudah mendapatkan nomor, harus segera mendapat pelayanan", pinta Gubernur. Atas permintaan gubernur tersebut, Kepala Dinas Dispenda menyatakan kesiapannya.

    Secara keseluruhan, Gubernur menyatakan kepuasannya atas sistem yang sekarang dioperasikan oleh SAMSAT Kota Bandung dan berharap sistem yang baru ini dapat diterapkan di kantor-kantor SAMSAT lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus