Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur: Ubah Paradigma ‘Mangga Ti Payun, dengan ‘Punten Kapayunan’

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_4521.JPG

    BANDUNG – Ungkapan itu disampaikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat memberikan tausyiah singkat di hadapan para praktisi adat Sunda di Gedung Pakuan Jl Oto Iskandardinata Bandung, Minggu sore (22/7). Kegiatan itu sekaligus silaturahmi dan buka puasa bersama Gubernur dan para praktisi budaya Sunda itu. Sedikitnya lebih dari 200 orang hadir sebagai perwakilan dari berbagai perguruan silat, para kuncen, seniman, budayawan dari 4 Kabupaten Kota yaitu Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

    “Sekarang sudah saatnya istilah ‘mangga ti payun’ harus diubah menjadi ‘punten kapayunan’. Sudah saatnya orang Sunda sebagai suku terbanyak kedua di Indonesia, tampil ke depan. Kalau kita masih memegang ungkapkan ‘mangga ti payun’, artinya orang Sunda akan sulit tampil menjadi tokoh dalam segala bidang di kancah Nasional” ujar Heryawan.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Jabar yang mengenakan pakaia hitam-hitam dengan ikat kepala batik itu juga menyampaikan beberapa keberhasilan program pembangunan di Jawa Barat, diantaranya ruang kelas baru, infrastruktur jalan, dan penambahan dana bantuan untuk Pedesaan.

    “Bila nanti mendapat kepercayaan lagi dari masyarakat Jawa Barat, Insya Allah akan saya lanjutkan atau rek diteruskeun program-program yang memang dibutuhkan oleh masyarakat” ujarnya
    Dari awal sampai akhir, Gubernur menggunakan bahasa Sunda dalam pertemuan itu. Usai buka bersama dengan duduk bersila di karpet yang diharmparkan di halaman Gedung Pakuan, Gubernur melanjutakan dengan solat Magrib berjamaah di tempat yang sama.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus