Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sektor UMKM dan Industri Harus Sinergi untuk Pertumbuhan Ekonomi Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_4879web9.jpg

    Bandung -Kontribusi sektor UMKM dan Koperasi  dalam pengembangan ekonomi di wilayah Jawa Barat  sangatlah  besar. Hal tersebut terlihat pada perputaran dana yang terjadi yang mencapai sekitar Rp 80 triliun.

    Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengatakan, selama ini Kewirausahaan dibagi menjadi beberapa pelaku ekonomi, seperti halnya sektor riil dan industri. Sektor riil sendiri meliputi beberapa macam seperti halnya UMKM, dan Koperasi. Begitu juga dengan industri. Namun demikian peningkatan sektor riil dan industri saat ini menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi jawa barat. Apalagi saat ini 99 persen pelaku usaha itu ada di sektor UMKM, sementara 1 persennya adalah industri.

    "Pada dasarnya keduanya bisa menggerakan dana sekitar 200 triliun. Sektor UMKM dan Koperasi sendiri bisa menggerakan sekitar Rp 80 triliun. Artinya ini bisa dikembangkan 2 kekuatan untuk pengembangan sektor ekonomi," jelas Dede kepada wartawan disela acara buka bersama dengan BPD Hipmi Jawa Barat di hotel Preanger Bandung.

    Namun demikian, lanjutnya, potensi itu belum menjadi perhatian pemerintah. Saat ini pemerintah belum menyentuh para pelaku usaha secara mendalam.

    "Justru pertemuan seperti inilah yang sangat diperlukan untuk pengembangan, seperti dengan hipmi, kadin dan lainnya.  Kita akan perkuat basis, artinya pemerintah tidak hanya berikan charity atau bantuan sosial tetapi lebih kepada pemberdayaan usaha masyarakat," jelasnya.

    Tentunya, lanjut Dede,  hal tersebut akan  ditunjang dengan berbagai kemudahan akses baik itu akses perbankan, promosi dan lainnya.
    Tidak hanya itu saja pelatihan dan training untuk pelaku usaha serta kewirausahaan pun perlu lebih dioptimalkan, hal itu merupakan hal yang sangat penting.

    Potensi jawa barat untuk mengembangkan kedua sektor tersebut sebetulnya sangat besar. Seperti halnya di sektor distro di Kota Bandung yang terus tumbuh dan berkembang.

    "Potensi itu ada, tinggal bagaimana memadukannya.  Artinya kalau ini tidak saya gerakan berarti saya bodoh. Ini jelas harus digerakan, tinggal bagimana cara menggerakannya, tentunya ada program yang harus dilakukan bersama stakeholder seperti halnya HIPMI dan Kadin. Karena mereka lah yang tahu tentang itu," katanya. Tjo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus