Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Soal Askesos, Data Penerima Bantuan Iuran Harus Valid

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Ledia-Hanifa-Amaliah-FPKS-Komisi-8-DPR-RI.jpg

    JAKARTA-Kementerian Sosial mencanangkan program asuransi kesejahteraan sosial (askesos) baru bernama askesos new inisiative dan meminta tambahan anggaran sekitar 11 milyar pada DPR untuk menambah cakupan kepesertaan dari target 150 ribu peserta pada 2012 menjadi 200 ribu pada tahun 2013.

    Askesos baru ini menggandeng Jamsostek sebagai pengelola premi dan tetap ditujukan bagi para masyarakat kurang mampu yang berstatus pekerja informal seperti petani, nelayan, pedagang kecil, tukang ojek, tukang becak dan lain-lain.

    Dengan premi sebesar 10.400 per bulan atau 124.800 ribu/tahun yang ditanggung negara, askesos diharapkan mampu memberi perlindungan untuk memberikan pertanggungan dan perlindungan sosial bagi warga masyarakat terhadap risiko menurunnya tingkat kesejahteraan sosial akibat pencari nafkah utama dalam keluarga meninggal dunia, sakit, atau mengalami kecelakaan.

     “Kita tentu bersyukur bila semakin banyak masyarakat miskin yang terbantu dengan askesos, namun tetap saja pemerintah harus mempertimbangkan soal validitas data penerima bantuan iuran ini, apalagi dengan rencana peningkatan cakupan kepesertaan,” kata Ledia Hanifa Amaliah, anggota Komisi VIII DPR RI mengingatkan.

    Bukan rahasia umum bila validitas data orang miskin di Indonesia seringkali diragukan keabsahannya sehingga ada data yang tumpang tindih, tercatat beberapa kali, atau bahkan ada orang yang berhak menerima bantuan namun justru tidak mendapatkan haknya, demikian Ledia Hanifa.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus