Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Launching 300 Doktor

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0003WEB.jpg

    BANDUNG-Pemprov. Jabar, bertempat di Halaman Gedung Sate (28/10) bersamaan dengan rangkaian Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84, secara simbolis meluncurkan program 300 Doktor.  Program tersebut, resmi diluncurkan Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan.
     
    Berkaitan dengan peluncuran program tersebut, Gubernur dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan diluncurkannya program 300 doktor merupakan salah satu agenda cita-cita besar untuk mewujudkan pembangunan di Jabar, baik sisi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan.
     
    Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan generasi muda birokrat yang mempunyai wawasan yang luas untuk selanjutnya dapat membangun Jabar. Dalam konteks kepentingan pembangunan Jabar, agar hasil-hasilm pembangunan bisa menjadi lebih baik, dibutuhkan bentuk kepakaran dari pelaku pembangunan yang salah satunya dari jajaran birokrat.
     
    Dalam implentasi program 300 Doktor, bagi PNS yang tugas belajar akan disebar di berbagai bidang, antara lain pertanian, energi dan lingkungan hidup, sosial dan budaya serta pemerintahan. Adapun hal yang menjadi pertimbangannya, imbuh Gubernur kepakaran yang dibutuhkan tersebar di berbagai bidang kehidupan.
     
    Sementara itu, Kepala Bappeda Jabar, Deny Djuanda dalam keterangannya secara terpisah mengatakan program 300 Doktor sudah dirintis sejak tahun 2010 yang lalu. Program tersebut diharapkan dapat selesai di tahun 2018 mendatang.
     
    Program tersebut, merupakan program ireguler karena merupakan program terobosan yang bertujuan untuk menyiapkan generasi muda birokrat untuk menghadapi dan mengatasi masalah-masalah pembangunan masyarakat di kemudian hari.
     
    Implementasi program tersebut, adalah tugas belajar bagi pegawai PNS di Pemprov. Jabar dan Pemkab/Pemkot Se-Jabar. Program tersebut, didesain PNS yang sudah lulus S2, belajar di luar negeri, tetapi tidak terlalu membebani APBD sehingga status PNS yang belajar di luar negeri adalah riset asisten untuk para Profesor di luar negeri.
     
    Program 300 Doktor, juga didesain untuk mempercepat Jabar termaju di Indonesia pada tahun 2025 melalui dukungan SDM di birokrasi. Adapun negara-negara yang menjadi tujuan, adalah negara yang mempunyai spesifikasi di bidang-bidang yang dibutuhkan, misalnya untuk bidang pemerintahan adalah Negara Perancis serta untuk bidang teknologi diantaranya Negara Inggris dan Amerika Serikat.
     
    Peserta yang lolos dalam Program 300 Doktor, ujar Deny merupakan peserta yang lolos memenuhi pesyaratan diantaranya sudah lulus S2, menguasai riset dan Bahasa Internasional diantaranya Bahasa Inggris serta lulus ujian oleh tim yang terdiri dari BKD dan Perguruan Tinggi antara lain ITB dan Unpad. (Nur)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus