Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Produksi Padi Jabar Kemungkinan Turun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_98721.jpg

    BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat memprediksi produksi padi di Jabar pada tahun ini akan mencapai 11.403.668 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara dengan 7.154.662 ton beras. Jumlah tersebut turun sekitar 1,98% dibandingkan 2011 yang mencapai 11.633.891 ton GKG atau setara 7.299.103 ton beras.

    "Angka Ramalan II/2012, produksi padi tahun ini diprediksi turun sekitar 230.223 ton dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Jabar H. Ruslan.

    Dia menjelaskan penurunan produksi padi tersebut disebabkan penurunan luas panen sebesar 0,90%. Selain itu, produktivitas padi juga diperkirakan turun sebesar 1,09% dibandingkan tahun lalu.

    Lebih lanjut dia menuturkan prediksi tersebut berkaca dari pencapaian produksi padi selama Januari-Agustus 2012. Ketika itu, produksi menyusut akibat kekeringan pada kurun Juni-Agustus.

    "Karena kekeringan sehingga produksi padi tahun ini diprediksi menyusut," katanya.

    Menurutnya, kekeringan tersebut membuat masa tanam petani bergeser. Para petani mulai mengolah tanah pada akhir Oktober sehingga masa panen akan berlangsung pada Februari tahun depan.

    Kekeringan, tuturnya, telah membuat penurunan ramalan luas panen sebesar 0,9% dibandingkan 2011. Luas panen padi tahun ini diprediksi hanya 1.946.810 hektar atau menurun sekitar 17.656 hektar dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.9649.466 hektar.

    "Penyusutan produksi tersebut telah diminimalisir oleh pemerintah provinsi melalui dinas pertanian dengan cara gerakan pompanisasi. Namun, cara tersebut belum efektif karena pompanisasi membutuhkan sumber air," bebernya.tejo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus