Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Sampaikan Nota Pengantar RAPBD Tahun 2013

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/paripurna2.jpg

    Bandung- Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam sidang paripurna DPRD Jabar yang berlangsung Senin malam (15/10) secara resmi menyampaikan nota pengantar RAPBD Provinsi Jabar tahun 2013. Beberapa hal yang disampaikan Gubernur atas RAPBD Tahun 2013.

    Pertama, rencana pembangunan diarahkan untuk terus memperkuat sector pendidikan, kesehatan , ekonomi, infrastruktur dan suprastruktur. Untuk kebijakannya, diarahkan untuk sector produktif melalui kebijakan afirmatif dan pembangunan yang berkeadilan.

    Kedua, target pembangunan diproyeksikan untuk Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 6,5% sampai 7%, inflasi sebesar 4,5% sampai 5%, PDRB atas harga konstan 2000 sebesar Rp.289,16 trilyun, laju pertumbuhan investasi 12%-16% dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 8% sampai 9% serta prosentase penduduk miskin sebesar 5,39-9,07.

    Ketiga, pendapatan daerah ditargetkan Rp.12,064 trilyun lebih atau meningkat 15,54% dari tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp.10,441 trilyun lebih. Untuk pembiayaan terbagi dalam penerimaan pembiayaan sebesar Rp.1 triliun yang diproyeksikan dari prakiraan penerimaan SILPA.

    Selanjutnya untuk pengeluaran pembiayaan daerah, dialokasikan untuk penyertaaan modal Pemda sebagai pemenuhan setoran modal dasar pada bank bjb sebesar Rp.50 milyar dan Jamkrida sebesar Rp.25 milyar serta dana bergulir sebesar Rp.50 milyar.

    Dengan pendapatan dan pembiayaan tersebut, volume RAPBD Tahun 2013 mencapai Rp.13,064 trilyun lebih atau naik sebesar 8,76% dari tahun anggaran 2012.

    Gubernur, dalam bagian lain keterangannya memaparkan sejumlah tantangan pembangunan masih menjadi pertimbangan dalam asumsi dasar RAPBD Tahun 2013. Di bidang pendidikan, dengan kondisi angka melek huruf sebesar 96,48% di tahun 2011 dan rata-rata lama sekolah sebesar 8,2 tahun di tahun 2011 merupakan indikasi masih perlunya usaha keras dalam memberantas buta huruf dan meningkatkan efektivitas program wajar dikdas 9 tahun.

    Bidang kesehatan, peningkatan pelayanan dasar kesehatan masyarakat masih menjadi prioritas terutama peningkatan layanan Puskesmas, peningkatan gizi masyarakat, peningkatan layanan bagi masyarakat miskin di luar quota APBN, Poned dan peningkatan Puskesmas sehingga alokasi anggaran kesehatan diprioritaskan 10% dalam belanja daerah.

    Dalam rangka menyukseskan Pemilukada Gubernur/Wagub tahun 2013 Pemda wajib memberikan dukungan pendanaan. Di bidang infrastruktur, beberapa proyek besar yang menjadi focus perhatian persiaan Jabar dalam penyelenggaraan PORPEMPROV Ke XII DI Kabupaten Bekasi, persiapan sebagai tuan rumah PON XIX tahun 2016 dan prioritas rencana penyiapan sarana dan prasarana termasuk venue-venue yang layak dan memadai, pembangunan Bandara Kertajati, pembangunan jalan tol dalam kota Bandung, Tol Cisumdawu dan Sorojo, short cut Kereta Api Cibungur Tanjungrasa, reaktivasi jalur kereta api, sport center Arcamanik, penanganan beberapa ruas jalan lingkar selatan Jabar, pembangunan Pelabuhan Cilamaya serta beberapa infrastruktur dasar permukiman.

    Selanjutnya, untuk bidang perekonomian, ujar Gubernur alokasi belanja fungsi ekonomi secara bertahap mencapai 10%. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus