Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Separuh Warga Jabar Belum Tahu Hari Pelaksanaan Pilgub jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Komisioner-KPU-Jabar-Ferdhiman-(tengah)-memimpin-rakor-dengan-80-peserta-dari-ormas-dan-parpol.jpg

    BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) menyebut  hingga saat ini baru 57 persen dari seluruh penduduk Jawa Barat yang mengetahui bahwa tanggal 24 Ferbruari 2013 merupakan hari “H” pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013.

    Karenanya, KPU Jabar perlu sosialisasi yang lebih intensif dan menyeluruh  dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sedangkan sosialisasi hari “H” pencoblosan dan informasi mengenai penyelenggaraan Pilgub 2013 berikut tahapan, program dan jadwalnya , perlu lebih diarahkan bagi masyarakat Jawa Barat yang tinggal di pedesaan.

    " Dengan demikian, pesta demokrasi untuk tujuan memilih gubernur dan wakil gubernur ini diharapkan mampu menggalang partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, dengan prosentase suara yang lebih banyak dibanding Pilgub sebelumnya," kata Komisioner KPU Jabar merangkap Ketua Pokja Sosialisasi, Ferdhiman, pada rapat koordinasi sosialisasi dengan 80 orang utusan organisasi kemasyarakat (ormas) dan lembaga swadaya (LSM) se-Jawa Barat di Sekretariat KPU Jabar, Jl. Garut No. 11 Bandung, Senin (26/11).

    Dalam rapat ini, Ferdhiman mengungkapkan pula harapannya agar Pilgub kali ini benar-benar berkualitas, yang artinya berjalan aman dan lancar serta berhasil menggiring semua pemilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS (tempat pemungutan suara).
             
    “Karena Pilgub 2013 merupakan pemilu terbesar setelah Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, ini berdasarkan jumlah pemilih di Jawa Barat yang mencapai 36,6 juta, maka kami ingin Pilgub nanti meraih prosentase suara yang maksimal dan angkanya melampaui pemilu-pemilu sebelumnya. Untuk itu, kami mengharapkan sekali bantuan ormas dan LSM untuk lebih berperan aktif dalam Pilgub, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat,” harapnya.

    Motivasi masyarakat ini dapat ditumbuhkan melalui kegiatan berupa komunikasi tatap muka, ceramah, pendidikan dan pelatihan (diklat), seminar atau lokakarya, diskusi atau tolk-show. Sosialisasi yang melibatkan kelompok masyarakat sipil (civil society) untuk Pilgub, dikatakan Ferdhiman sebagai upaya paling efektivitas dan efisiensi sosialisasi yang dilakukan KPU Jabar.

    Selain materi yang relevan dan lebih bersifat komunikatif, informatif, edukatif dan persuasif, Ferdiman juga mengingatkan,  dalam sosialisasi penting pula selektitifitas dalam menentukan narasumber. Agar tidak  menampilkan narasumber dari tim kampanye (tim sukses) pasangan calon, melainkan dari lembaga yang berkepentingan menjunjung asas netralitas seperti KPU atau Panwaslu, kalangan akademisi atau pakar yang benar-benar independen.tjo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus