Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Lindungan Perempuan dan Anak, Dibentuk P2TP2A

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/P2TP2A-new.jpg

     

    KARAWANG-Sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas perlindungan anak dan perempuan, Pemerintah Kabupaten Karawang membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Pelantikan para pengurus P2TP2A tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Karawang, H. Ade Swara bertempat di Aula Husni Hamid, Pemkab Karawang, Rabu (12/12).
     
    Bupati Karawang, H. Ade Swara dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa P2TP2A merupakan wadah kegiatan fisik, informasi, rujukan, konsultasi, dan advokasi bagi perempuan dan anak yang mengalami tindak kekerasan, yang dipandang perlu untuk dilindungi dan dibantu agar dapat menyelesaikan masalahnya. “Selain itu, dalam pelaksanaan tugasnya, P2TP2A pun akan berupaya untuk mengakomodasi dan memfasilitasi aspirasi masyarakat dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujarnya.
     
    P2TP2A melibatkan sejumlah unsur dari pihak-pihak terkait, yang antara lain dari instansi pemerintah di bidang ketenagakerjaan, pendidikan, hukum, kesehatan, dan bidang-bidang lainnya, serta bekerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat yang peduli dengan peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak.
     
    Menurut Bupati Ade Swara, penanggulangan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung  jawab bersama. Untuk itu, keberadaan jajaran P2TP2A Kabupaten Karawang yang baru saja dilantik diharapkan dapat untuk memaksimalkan kinerjanya dalam melindungi perempuan dan anak agar terhindar dari kekerasan. “Terlebih P2TP2A , dibentuk untuk dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak,” jelasnya.
     
    Selain itu, lanjut Bupati, keberadaan P2TP2A juga dibentuk dalam rangka mewujudkan misi Kabupaten Karawang yang pertama yakni “Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat Yang Cerdas, Sehat, Berbudaya Dan Religius Yang Harmonis”. “Maka dengan terbentuknya P2TP2A yang merupakan suatu wadah yang berkesinambungan untuk memberdayakan kaum ibu dan anak-anak diharapkan semakin tertatanya sebuah sistem kehidupan yang lebih baik sehingga tidak ada lagi kasus KDRT di Karawang,” tuturnya.
     
    Ketua P2TP2A Kab. Karawang, Hj. Nurlatifah yang baru saja dilantik, menjelaskan, bahwa keberadaan P2TP2A ini hendaknya dapat dimanfaatkan secara maksimal, khususnya yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. “Untuk itu, pada kesempatan ini saya juga memohon bantuan kepada para Camat untuk turut mensosialisasikan kegiatan ini, terlebih masih banyak masyarakat yang mengalami kasus KDRT tidak mengetahui apa yag harus dilakukan, ujarnya.
     
    Di sisi lain, Hj. Nurlatifah juga mengajak seluruh jajaran pengurus P2TP2A untuk bersama-sama bekerja secara ikhlas dalam menjalankan tugas sebagai pengurus P2TP2A. “Hal ini karena apabila tugas kita diiringi dengan rasa ikhlas,  maka semuanya akan berbuah baik, dengan harapan tidak  akan ada lagi kasus KDRT maupun trafficking di Kabupaten Karawang.
     
    Sementara itu, Ketua Divisi Pemantauan P2TP2A Provinsi Jawa Barat, Ani Rukmina, menjelaskan keberadaan kaum perempuan dan anak dengan segala kelemahannya perlu menjadi perhatian, intervensi, dan fasilitasi secara khusus. Untuk itu keberadaan P2TP2A di Kabupaten Karawang diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk dapat meningkatkan kepedulian kita terhadap upaya pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus