Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Daging Sapi Masih Sulit dan Langka

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_6226.jpg

    BANDUNG- Ketua DPD Forum Silaturahmi Bandar dan Pedagang Sapi Potong Indonesia Jabar, Yayat Sumirat, menyatakan, saat ini, Jabar terancam kelangkaan ketersediaan sapi potong.Kondisi ini merugikan para pedagang daging sapi

    "Bahkan, ribuan pedagang daging sapi di Jabar terancam bangkrut," ujar Yayat  usai pertemuan antara pedagang daging sapi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Jabar dan Dinas Peternakan Jabar di Kantor Dinas Indag Jabar Jln.Asia Afrika Bandung, Jumat (14/12) malam.
             
    Yayat mengutarakan, di Jabar, terdapat sekitar 10 ribu orang lebih pedagang daging sapi. Namun, sambungnya, makin minimnya ketersediaan sapi potong di Tatar Pasundan menyebabkan sekitar 50 persen atau sekitar 5 ribu pedagang daging sapi gulung tikar atau sekitar 5-10 orang pedagang yang berjualan di pasar-pasar tradisional, kini, tidak lagi berjualan.Ini mulai berlangsung sejak sekitar 2 bulan silam.

    "Berdasarkan penelusuran Dinas Peternakan Jabar, pendistribusian dan pemasokan sapi potong dari Jateng dan Jatim,tergolong lancar. tapi sapi potongnya tidak ada. Ke mana sapi-sapi itu? Di RPH pun tidak ada (sapi-sapi)," tanya nya.

    Yayat menduga ada spekulan yang bermain. Pihaknya mengharapkan adanya langkah-langkah kongkret yang dilakukan pemerintah guna menyikapi sekaligus menuntaskan masalah persapian, khususnya, sapi potong, di Jabar misalnya menambah pasokan dan pendistribusian sapi potong dari Jateng, Jatim, Nusa Tenggara Barat (NTB), atau daerah-daerah lainnya.tejo

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus