Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Unpad Buka Dua Jalur PMB 2013

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/unpad.jpg

    BANDUNG- Universitas Padjadjawan (Unpad) akan menerima mahasiswa baru melalui dua jalur  dalam Jelang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2013 mendatang. Demikian dikemukakan, Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia. Menurut Ganjar, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana, Unpad akan menerima mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

    “Untuk kuota kedua jalur tersebut, Unpad akan menerima 7000 orang,  sekitar 60% atau 4200 orang mahasiswa baru melalui SNMPTN dan sisanya sebesar 40% 2800 orang diambil melalui jalur SBMPTN,” ujarnya. Ganjar menambahkan, berdasarkan kebijakan pemerintah, SNMPTN tahun 2013 sama halnya dengan jalur SNMPTN undangan yang diterapkan pada tahun lalu.  “SNMPTN kali ini tidak menggunakan jalur ujian tulis dan tidak dipungut biaya apapun. Penilaian yang digunakan dalam penerimaan nanti berbasis kepada  rapor dan prestasi siswa itu sendiri di sekolah asalnya,” tuturnya.
     
    Dikatakan Ganjar, setiap sekolah nantinya dapat mengirimkan sejak awal nilai rapor siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), mulai dari kelas satu hingga kelas tiga. “Masing-masing PT akan melakkukan seleksi dari rapor dan prestasi lain yang dimiliki oleh siswa berdasar laporan yang diberikan oleh sekolahnya,” katanya.  Sementara itu untuk jalur SBMPTN, menurut Ganjar ini merupakan jalur mandiri yang dilakukan bersama-sama dengan universitas lainnya secara nasional.  “SBMPTN sendiri didasarkan atas hasil tes tertulis yang dilakukan para calon mahasiswa baru dan biaya untuk SBMPTN sendiri sepenuhnya menjadi beban peserta,” pungkas Ganjar.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus