Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Gubernur Tahun 2012

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0710-12.jpg

    BANDUNG-Gubernur Ahmad Heryawan dan Wagub Dede Yusuf, Jum'at (22/3) menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2012 dan Akhir Masa Jabatan (AMJ) 2008-2013 ke hadapan para anggota DPRD pada saat Sidang Paripurna, bertempat di Ruang Sidang Utama. Buku nota pengantar setebal kurang lebih 100 halaman itu dibaca secara bergiliran oleh Gubernur dan Wagub dalam waktu sekitar 50 menit.

    Usai membacakan nota pengantar, Buku Notanya secara simbolis diberikan oleh Gubernur didampingi Wagub kepada pimpinan sidang yang pada waktu dipimpin oleh dua orang pimpinannya, yaitu, Rudy Harsatanaya dan Supriyanto. Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanagara dan satu orang wakil lainnya, yaitu Uu Rukmana berkenan tidak hadir karena sakit.

    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengawali penyampaian LKPJ dengan menguraikan tentang pengelolaan keuangan daerah. Dijelaskannya, sebagai berikut dibawah ini.

    Pertama, Pendapatan daerah Tahun Anggaran 2012 dari target 15,28 triliun rupiah lebih dapat direalisasikan sebesar 16,89 triliun rupiah lebih atau tercapai 110,56%, melebihi target yang telah ditetapkan dengan nilai sebesar 1,61 triliun rupiah lebih atau 10,56%.

    Kedua, Belanja daerah Tahun Anggaran 2012 dialokasikan sebesar 18,24 triliun rupiah lebih dengan realisasi sebesar 16,93 triliun rupiah lebih atau mencapai 92,86%. Dilihat dari komponennya, realisasi belanja daerah terbagi ke dalam Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Untuk Belanja Tidak Langsung dialokasikan anggaran sebesar 14,60 triliun rupiah lebih dengan realisasi sebesar 13,66 triliun rupiah lebih atau mencapai 93,58%, sedangkan untuk Belanja Langsung dengan alokasi sebesar 3,63 triliun rupiah lebih direalisasikan sebesar 3,27 triliun rupiah lebih atau mencapai 89,95%.

    Perihal capaian Index Pembangunan Manusia (IPM), dijelaskan bahwa Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, Tahun 2012 penduduk Jawa Barat sebanyak 44,54 juta jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,66%.

    IPM merupakan kinerja pembangunan secara keseluruhan yang dihitung berdasarkan tiga indikator utama yaitu Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan dan Indeks Daya Beli. Berdasarkan perhitungan, IPM Provinsi Jawa Barat pada Tahun 2012 mencapai 73,19 poin dengan capaian indikator komposit pada Indeks Pendidikan mencapai 82,75 poin, Indeks Kesehatan mencapai 72,67 poin dan Indeks Daya Beli mencapai 64,17 poin.

    Secara makro, kinerja perekonomian Jawa Barat dilihat dari Laju Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2012 sebesar 6,21 %, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan pada Tahun 2012 mencapai 364,41 triliun rupiah lebih, dengan pendapatan perkapita sebesar 8,18 juta rupiah lebih atau mengalami peningkatan sebesar 351 ribu rupiah dari tahun sebelumnya.

    Diakhir penyampaian nota LKPJ itu, Gubernur jelaskan tentang  berbagai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selama periode 2008-2012 Jawa Barat telah dilaksanakan secara bersama-sama dan mendapat dukungan penuh dari pimpinan dan para anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Atas upaya bersama tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat apresiasi dengan meraih 98 penghargaan tingkat nasional padaberbagai bidang yaitu: 34 penghargaan di Bidang Pemerintahan, 22 penghargaan di Bidang Pembangunan Perekonomian, 13 Penghargaan di Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Lingkungan Hidupdan 29 Penghargaan di Bidang Pembangunan Sosial Budaya.


     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus