Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur di Earth Hour

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_2389.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jabar Ahmad Heryawan hadir di momen acara Peringatan Earth Hour yang berlangsung di Halaman Gedung Sate Bandung, pada Sabtu (23/3) malam dan mengomandokan untuk memadamkan listrik selama 60 menit lebih sebagai tanda hemat energi dalam rangka menyelamatkan bumi.

    Dengan memukul alat kesenian Sunda "Calung" bersama Plh Sekda Jabar, Perri Soeparman, Kepala Bappeda, Denny Juanda dan Kepala BPLHD, Setiawan sebagai tanda dimulainya Peringatan Earth Hour, maka seluruh bangunan yang ada di sekitar Gedung Sate lampunya dipadamkan untuk kurang lebih 60 menit. Kegiatan pemadaman ini untuk menghemat pemakaian energi listrik, khususnya di malam itu.

    Gubernur Jabar dalam sambutan menjelaskan harapannya untuk semua pihak melakukan penyelamatan bumi dengan upaya-upaya hemat energi. "Salah satu upaya penghematan energi adalah dengan cara melakukan pemadaman listrik disekitar kita, selama 60 menit", ajaknya.

    Penyelamatan bumi pun bisa dilakukan dengan upaya menanam pohon. Selain itu kelestarian bumi juga untuk mengurangi munculnya berbagai bencana yang menimpa bumi seperti bencana banjir, ujarnya.

    Gubernur berharap agar kedepannya, acara Peringatan Earth Hour ini bisa diikuti oleh daerah-daerah di Jawa Barat. "Bisa saja komandonya dilakukan di tingkat provinsi, misalnya melalui fasilitas video conference", pintanya.

    Acara Peringatan Earth Hour kali ini diselenggarakan atas kerjasama antara BPLHD Prov. Jabar bersama komunitas generasi muda Jabar yang sangat peduli terhadap penyelamatan bumi. SMP 7 Bandung, menampilkan ajakan untuk hemat energi dan menanam pohon dengan aksi lagunya yang dibawakan murid-muridnya. "Ini Aksiku, maka aksimu", demikian slogan ajakan dari SMP Negeri 7 Bandung.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus