Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hizbut Tahrir Tolak RUU Ormas

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Demo-Hizbut.jpg

    BANDUNG-Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia gelar aksi demo di Gedung Sate mulai pukul 08.00 WIB, berkaitan dengan penolakan RUU Ormas, Selasa, (26/3). Massa terdiri dari gabungan ulama, masyarakat, dan mahasiswa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

    Massa yang sebelumnya melakukan orasi dengan berjalan kaki dari Masjid Agung, dan Jalan Suci kemudian menuju Gedung Sate dengan membawa spanduk dan bendera hitam bertuliskan Hizbut Tahrir. Aksi demo kali ini menuntut agar pemerintah bertindak bijak dan memberikan tanggapan positif terhadap penolakan Rancangan Undang-undang Ormas yang dirasa tidak adil dalam menekan dan membungkam suara kritis masyarakat terhadap pemerintah sebagai dalih.

    Aksi demo berjalan dibawah pengawalan polisi yang dikerahkan oleh Polres Kota Bandung agar menjamin kelancaran dan memastikan tidak ada tindakan anarkis dalam aksi tersebut.

    Menurut Muhammad Ismail Yusanto sebagai jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia, “RUU ini mengusung semangat mengontrol dan merepresi ala Orde Baru yaitu menghidupkan kembali ketentuan asas tunggal pada Pasal 2 RUU Ormas, larangan berpolitik bagi ormas pada Pasal 7 RUU Ormas dan kontrol ketat ormas oleh pemerintah yang dijelaskan dipasal 58, Pasal 61 dan Pasal 62 RUU Ormas.”

    Dalam penjelasannya, Ismail berpendapat bahwa RUU ini sangat berpotensi untuk membungkam sikap kritis masyarakat terhadap pemerintah dengan berbagai dalih, dan merupakan sebuah kemunduran besar, mengingat TAP MPR no. XVIII/1998 sudah membatalkan TAP MPR no. II/1978 termasuk di dalamnya tentang Asas Tunggal.

    “Yang diperlukan sekarang adalah menata ulang kerangka berfikir secara benar tentang bagaimana membina masyarakat dan membawa negeri ini ke arah yang tepat, serta mengenali ancaman terbesar buat negeri ini  dan bagaimana cara menghadapinya”, tutur Ismail.

    Aksi demo ini berjalan damai dan lancar tanpa menyebabkan kemacetan di ruas jalan Gasibu Bandung.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus