Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Siapkan Solusi Dampak Negatif Kenaikan TDL

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Ferry_Sofwan_Arif1.jpg

     

    Pemerintah, di tahun ini dipastikan menaikkan harga Tarif Dasar Listrik (TDL). Sesuai dengan persetujuan pemerintah bersama DPR RI, kenaikan mencapai 15%. Kenaikan berpeluang menaikkan biaya produksi khususnya  di kalangan industri, untuk mengantisipasi dampak negatif atas kenaikan TDL,  Pemprov. Jabar  telah mempersiapkan solusi, papar Kadis Perindag Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (3/4).
     
    Ferry, lebih lanjut memaparkan kenaikan TDL, sebetulnya sudah dilaksanakan sejak Januari 2013 yang lalu. Namun, pelaksanaannya dilaksanakan secara bertahap. Untuk posisi bulan April, TDL maksimal naik 15%, akibat kebijakan tersebut berdampak biaya produksi meningkat dan akibat dari kenaikan biaya produksi harga jual produk juga meningkat.
     
    Kenaikan biaya produksi, akan terjadi untuk industri yang mempergunakan listrik antara lain tekstil dan TPT. Sementara itu, di industri menengah seperti konveksi untuk obras juga ada yang menggunakan listrik sehingga untuk usaha yang bergerak di sektor ini, kenaikan biaya produksi dan selanjutnya kenaikan harga produk tidak bisa dihindari lagi.
     
    Menurut Ferry, menyikapi keadaan ini patut diwaspadai beralihnya masyarakat mempergunakan produk impor, karena untuk beberapa jenis barang tertentu, produk impor lebih murah, di sisi lain harga produk lokal kualitasnya kurang sehingga perlu disiapkan solusi dari hilir yaitu sosialisasi penggunaan produksi dalam negeri kepada masyarakat. Sejalan dengan solusi tersebut, langkah lain yang harus dipersiapkan pengusaha dituntut memperbaiki kualitas produk  dan kemasan.
     
    Solusi lain yang patut dipersiapkan untuk di perusahaan, adalah melakukan efektivitas termasuk didalamnya efektivitas waktu kerja dan efisiensi mempergunakan listrik khususnya pada waktu istirahat.
     
    Kenaikan TDL  sebesar 15%, akan menaikkan biaya produksi maksimum dengan kisaran 10% sehingga diprediksi tidak akan ada penutupan total kegiatan industri. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus