Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Panlok Bandung Sediakan 40 Ribu Kursi Peserta SBMPTN

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Panlok-Bandung-Sediakan-40-Ribu-Kursi-Peserta-SBMPTN.jpg

     

    BANDUNG- Panitia lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Bandung, menyiapkan 40 ribu kursi peserta untuk masuk ke empat kampus negeri di Bandung, yaitu Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institus Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.
     
    Sekretaris Panlok SBMPTN Bandung 2013, Asep Gana Suganda mengatakan,  kuota 40 ribu peserta itu untuk tiga program studi, masing-masing Saintek atau dulu IPA 14.592 orang, Sosial Humaniora atau IPS 15.042 orang dan campuran atau IPC 10.619 orang.
     
    “Kursi yang disediakan tahun ini 40 ribu, tahun kemarin kan targetnya 36.600 ternyata terlewati sampai 40.300 orang,  nah sekarang kita pegang pada 40 ribu saja berdasar tahun lalu,” ujarnya
     
    Menurut Asep, dari jumlah kursi yang disediakan oleh Panlok Bandung sebanyak 40 tibu peserta tersebut, mereka yang akan diterima di empat perguruan tinggi itu hanya 11.603 orang.
     
    “Yang akan diteriama di PTN hanya 11.603, masing-masing UPI 2.084 orang, ITB 1.424 orang, Unpad 2.095 orang dan UIN 6.000 orang,” ucap Asep, dalam keterangan kepada wartawan di Executive Lounge, Gd Rektorat Unpad Jl. Dipatiukur 35 Bandung, Kamis (04/04).
     
    Sementara untuk pendaftaran akan dibuka mulai 13 Mei hingga 7 Juni secara online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id. Sedangkan pelaksanaan ujian tertulis akan digelar pada 18-19 Juni dan ujian keterampilan pada 20 dan 21 Juni.
     
    Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk biaya mendaftar SBMPTN 2013, mengalami kenaikan, masing-masing untuk Saintek dan Sosial Humaniora biayanya Rp 175 ribu  dari sebelumnya Rp 150 ribu dan untuk Campura Rp 200 ribu dari sebelumnya Rp 175 ribu.
     
    "Sebenarnya ini bukan kenaikan, karena peserta untuk tahun ini bisa memilih 3 program studi dari sebelumnya hanya 2 program studi,” kata Asep. (Parno)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus