Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jukrak Longser di Purwakarta

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_1949.jpg

     

    PURWAKARTA-Kementrian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Diskominfo Prov. Jabar dan Pemkab Purwakarta adakan pertunjukan kesenian tradisonal Longser, Sabtu (13/4) bertempat di pelataran depan Gedung Kembar Kab. Purwakarta.
     
    Hadir dan turut menyaksikan acara pertunjukkan rakyat tersebut, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Pejabat dari Kementrian Kominfo,yaitu Sesditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Ismail Chawidu dan pejabat Kadiskominfo Prov. Jabar, Dudi Sudrajat.
     
    Kesenian yang ditampilkan meliputi Longser, tari-tarian dan penampilan lagu-lagu sunda. Ribuan warga Purwakarta memadati pelataran sekitar Gedung Kembar dan antusias menyaksikan setiap acara, terutama saat Seni Tradisional longser ditampilkan. Seni Longser menampilkan cerita tentang Legenda Tangkuban Parahu yang terkenal akan percintaan antara Sang Pangeran bernama Sangkuriang dengan ibunya yang bernama Dayang Sumbi.Sangkuriang tidak mengetahui bahwa Dayang Sumbi itu adalah ibunya. Atas cintanya yang tidak bisa dicegah oleh Dayang Sumbi itu, akhirnya Dayang Sumbi membuat persyaratan, yaitu, bahwa Sangkurian harus bisa  membuat danau dan perahu besar dalam semalam dan apabila ayam telah berkokok sebagai tanda pagi hari kemudian Sangkurian belum selesai membangun danau dan perahu, maka tertolaklah cintanya itu. Walhasil, Sangkuriang tidak berhasil mememuhi persyaratan itu, ayam keburu berkokok tanda waktu subuh telah tiba sedangkan danau dan perahu belum rampung. Karena tidak mampu memenuhi persyaratan itu, maka Sangkuriang marah besar dan perahu yang belum selesai itu ditendang jauh hingga dan mendarat secara terbalik (Nangkub-Bhs.Sunda) seperti Gng. Tangkuban Perahu sekarang ini. 
     
    Seni Longser yang dikemas secara humor itu berhasil menghibur penonton sehingga tidak beranjak hingga acara berakhir.
     
    Pada kesempatan acara pertunjukkan rakyat tersebut, dimanfaatkan pula dialog interaktif antara Bupati Purwakarta, pejabat dari Kominfo dan Kadiskominfo Prov. Jabar. Dialog interaktif menjelaskan tentang pentingnya budaya daerah dikembangkan untuk mempertahankan jati diri daerah masing-masing ditengah-tengah gencarnya pengaruh budaya asing yang masuk melalui media komunikasi atau teknologi informasi. Selain itu, dibahas pula mengenai manfaat dan pengaruh negatif dari internet. Dialog interaktif dikemas melalui tanya jawab antara nara sumber dengan "sicepot" sebagai representasi aspirasi masyarakat.
     
    Warga masyarakat Purwakarta yang ditemui dan diminta komentarnya atas pementasan kesenian tradisional longser dan tari-tarian lainnya menyatakan rasa puasnya dan berharap acara ini secara rutin diselenggarakan sehingga generasi remaja dan khususnya para pemuda bisa mengenal seni dan budaya daerahnya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus