Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga Emas Turun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/emas-turun.jpg

     

    BANDUNG - Harga jual emas terus merosot drastic dalam beberapa pekan terakhir. Pengamat valas menganggap penurunan harga ini menjadi waktu kurang tepat bagi investasi emas saat ini.
     
    “Sejak Jumat pekan kemarin, harga emas berada pada level 1.495 Dolar Amerika Serikat (AS) per troy ons. Esoknya, harga jualnya turun menjadi 1.335 Dolar AS per troy ons. Artinya, harga emas turun 160 Dolar per troy ons," tandas Assistant Vice President PT Valbury Asia Futures, Ervan Permadi, di Bandung.
     
    Menurutnya, ini merupakan harga emas terendah dalam 30 tahun terakhir, Pada 1980-an, harga emas pun turun drastis. Itu terjadi, jelasnya, ketika Uni Sovyet menginvasi Afghansitan. Tapi, yang terjadi saat ini, turunnya lebih tajam daripada dekade 1980-an.
     
    Secara fundamental, lanjut Ervan, ada beberapa hal yang dapat menjadi pemicu dropnya harga emas. Antara lain, adanya keinginan Siprus menjual cadangan emasnya. Lalu, George Soros yang juga hendak menjual cadangan emasnya.
     
    Faktor teknikal lainnya, menguatnya nilai tukar Dolar AS. Selain itu, tambah Ervan, terjadinya tragedi bom Boston AS ditambah konflik Korea pun berpengaruh pada perkembangan harga emas dunia.
     
    Ervan mengakui bahwa pada awal tahun, prediksinya, emas berpotensi menembus level tinggi, yaitu sekitar 1.800 Dolar AS per troy ons. Diutarakan,sejak pertengahan 2011 hingga kini, bersifat kondolidasi ranging, yaitu berada pada level 1.800-1.525 Dolar AS per troy ons.
     
    “Akan tetapi adanya faktor-faktor teknikal tersebut, diperkirakan emas sulit untuk kembali naik dalam beberapa waktu mendatang. Saya kira, hingga semester I tahun ini, harga emas sulit mencapai 1.800 Dolar AS per troy ons," imbuhnya. tjo
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus