Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dampak Kenaikan BBM Sudah Diantisipasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/images-spbu.jpg

     

    BANDUNG-Pemprov. Jabar, terkait  rencana kenaikan BBM yang akan dilaksanakan 1 Mei 2013, sudah melakukan langkah antisipasi, papar Kadis Perindag Prov.Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id di Gedung Sate (25/4).
     
    Ferry, lebih lanjut memaparkan rencana kenaikan BBM untuk sosialisasi ke daerah belum dapat dilakukan karena belum pasti  rencana tersebut apa awal Mei 2013 jadi untuk dilaksanakan. Jika jadi dilaksanakan, baru dilaksanakan tahapan sosialisasi kepada seluruh daerah di Jabar.
     
    Namun, langkah antisipasi sudah dilaksanakan. Antisipasi sudah mulai dilaksanakan melalui surat edaran yang sudah dikirim ke daerah sejak Akhir Maret 2013. Biro Adrek Pemprov. Jabar, pada 21 Maret 2013 sudah mengirimkan surat ke seluruh Bupati/Walikota . Dalam surat tersebut dihimbau agar Bupati/Walikota melaksanakan langkah yang diperlukan jika kenaikan BBM jadi dilaksanakan awal Mei 2013.
     
    Sebagai langkah berikutnya, pada 26 Maret 2013 telah dibentuk tim pengendali kenaikan BBM. Untuk di internal internal instansi pemerintah telah diterbitkan surat edaran  untuk para pimpinan OPD serta pimpinan Direksi BUMN dan BUMD. Dalam surat edaran tersebut dihimbau instansi pemerintah mempergunakan BBM non subsidi yaitu jenis Pertamax.
     
    Dengan surat edaran tersebut, para pimpinan instansi tersebut dapat meneruskan himbauan kepada para staf di instansi yang dipimpinnya serta dapat mengawasi penggunaan BBM tersebut karena dengan kebijakan pemerintah yang merencanakan 2 harga BBM, untuk BBM non subsidi diperuntukkan  untuk kendaraan flat merah termasuk instansi pemerintah.
     
    Ferry, dalam akhir keterangannya memaparkann jika rencana kenaikan BBM berlaku 1 Mei 2013 mendatang, masyarakat diharapkan dapat mengawasi penerapan dua jenis  harga BBM, tanpa hanya mengandalkan peran dari petugas SPBU. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus