Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rencana Kenaikan BBM Dua Harga Dinilai Sudah Tepat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0032web.jpg

     

    BANDUNG- Rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM dengan dua harga serta pencabutan subsidi BBM kendaraan pribadi ,  yang direncanakan akan mulai berlaku Mei 2013 mendatang dinilai sudah tepat. Hal demikian, dipaparkan Wagub Jabar, H. Dede Yusuf dalam keterangannya kepada wartawan (30/4).
     
    Wagub, lebih lanjut memaparkan subsidi BBM dinilai belum tepat sasaran karena dari jumlah subsidi BBM, sebesar 85% dinikmati untuk kendaraan pribadi yang nota bene merupakan kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke atas. Sementara itu, sisanya 15% dinikmati untuk angkutan umum yang banyak dipergunakan untuk kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
     
    Seiring dengan pencabutan subsidi yang diikuti dengan naiknya harga BBM dengan dua harga, untuk kendaraan pribadi dan kendaraan dinas tidak akan lagi menikmati subsidi tersebut. Selanjutnya, subsidi hana diperuntukkan untuk kendaraan umum, kendaraan roda dua dan masyarakat berpenghasilan rendah dengan rata-rata penghasilan dibawah Rp.1 juta per bulan.
     
    Terkait dengan rencana tersebut, pemerintah kini tengah mengidentifikasi sasaran yang tepat tentang penerima subsidi. Seiring dengan rencana itu pula, kompensasi program strategis perlu disiapkan antara lain perbaikan sarana infrastruktur jalan dan penambahan angkutan massal baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.
     
    Soal penerapan dua harga, ujar Wagub itu juga merupakan langkah yang tepat karena jika diberlakukan satu harga akan memberatkan kegiatan usaha kecil khususnya di sektor agribisnis karena pada umumnya kelompok usaha tersebut tersebar di daerah terpencil dengan jarak ke perkotaan relatif jauh sehingga membutuhkan BBM untuk sarana transportasi dalam jumlah banyak. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus