Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gabyar PAUD di Karawang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Gebyar_PAUD_Kabupaten.jpg

    KARAWANG-Dinas Pendidikan Karawang menggelar Gebyar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Non Formal ke-9 Tingkat Kabupaten Karawang, Akhir pekan lalu di mall KCP Galuh Mas. Acara ini diikuti 400 peserta anak-anak PAUD dari 30 kecamatan se-kabupaten. Gebyar PAUD yang dilombakan diantaranya mewarnai, hafalan doa Al Qur'an pendek, senam ceria termasuk lomba menari.

    Gebyar PAUD dibuka istri Bupati Karawang, Hj. Nurlatifah Ade Swara sebagai kapasitas Bunda PAUD kabupaten Karawang yang dijuluki oleh Himpunan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Karawang.

    Bunda menuturkan, bahwa program dunia UNESCO hingga tahun 2015, mewajibkan di setiap negara sekitar 75 persen anak usia dini hingga 15 tahun harus mengikuti program PAUD. Dengan demikian, dia sangat mendukung dan apresiasi dengan PAUD yang ada di Karawang. Menurutnya, Gebyar PAUD Non Formal ini merupakan sara mengembangkan telenta anak-anak di bawah umur.

    Sesibuk apapun aktivitasnya, orang tua harus meluangkan waktu untuk menjalin komunikasi dengan anaknya, memberi tauladan dan wawasan kepada putra-putrinya, ujar Hj. Nurlatifah.

    Diakuinya, kini sudah banyak masyarakat yang paham betul pentingnya PAUD, sehingga hampir di semua kecamatan anak-anak kecil sudah masuk PAUD, ini membuktikan kesadaran masyarakat, terlebih kini pemerintah sudah menaruh perhatian banyak untuk PAUD.

    Bunda menambahkan "Anak-anak ini kan aset 20 tahun kedepan, anak usia dini ini harus diberikan contoh dan tauladan yang baik, karena daya ingatnya masih kuat, jadi sayang kalau kita sia-siakan masa keemasan anak-anak kita ini," ucapnya.

    Sementara itu, Kabid PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Dinas Pendidikan Karawang, Amid Mulyana menjelaskan, PNFI mentargetkan seluruh anak kelas 1 SD telah mengikuti PAUD, karena dilihat dari jumlah anak kelas 1 SD se-kabupaten sebanyak 30 ribu lebih, sedangkan jumlah siswa PAUD baru tercatat 20.482 anak. Jumlah itu akumulasi dari jumlah lembaga TK (Taman Kanak-kanak) sebanyak 135, PAUD sebanyak 620 lembaga, kelompok belajar sebanyak 75 lembaga dan TPA (Tempat Penitipan Anak) sebanyak 5 lembaga se-kabupaten.

    "Jika dilihat dari data tersebut, masih banyak yang belum mengikuti PAUD, ini trugas PNFI untuk memotivasi masyarakat, supaya anak-anaknya mengikuti PAUD. Jadi, ini pendidikan berkelanjutan, dari usia dini hingga perguruan tinggi," Imbuh Kabid.

    Sementara itu, sebanyak 400 peserta Gebyar PAUD Non Formal Tingkat Kabupaten ini adalah anak-anak perwakilan dari masing-masing kecamatana, setelah mereka mengikuti Gebyar PAUD tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan serempat pada Januari-Februari 2013 kemarin. Bagi anak berprestasi dalam acara gebyar ini akan mendapat trophy dan piagam dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab.Karawang.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus