Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Dorong Bisnis Pengolahan Perikanan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0186.jpg

    SUBANG--Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong agar nelayan mulai menggarap sektor pengolahan ikan hasil tangkap untuk memberikan nilai tambah secara ekonomi.

    Jabar telah menghasilkan budidaya ikan 900 ribu ton setahun baik ikan yang ada di laut maupun air tawar. "Namun ikan kita kebanyakan masih dijual berupa ikan," katanya.Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf saat mendampingi Wakil Ketua Umum Kadin Perikanan Dan Kelautan Yugi Priyanto memberikan bantuan CSR 1 unit motor cold storage roda tiga pada KUD Mandiri Mina FaJar Sidiq,Blanakan,Subang, Selasa (11/06/2013).

    Wagub mengatakan durasi jabatannya tinggal dua hari lagi jadi Wagub, namun dia mengusahakan agar sejumlah program bisa dihadirkan ke Blanakan."Saya akan menawarkan program bagaimana mengolah ikan. Jadi siomay,abon,pepes. Kalau sudah bikin kita paham,tapi kalau menjadi produk belum," katanya.

    Pemprov menurutnya meminta  Pemkab Subang dan perbankan agar hasil tangkapan nelayan bisa memberikan nilai tambah dengan melakukan upaya pengolahan ikan. "

    Warga blanakan harus lebih maju,bisa mengolah makanan dan membatik agar mendapat tambahan. Semoga warga Blanakan tetap makmur dan mendapat banyak tangkapan. Semuanya maju," katanya.

    Untuk memberikan nilai tambah, pihaknya bergandengan dengan Yayasan Batik Jawa Barat yang diketuai Sendy Yusuf juga memberikan pelatihan pembuatan batik pada istri nelayan Blanakan.
    "Di Jabar dulunya hanya ada batik Tasik,Garut,Cirebon,Indramayu,Ciamis.Setelah yayasan batik keliling, sekarang 26 kabupaten/kota sudah punya batik khas. Yang belum ada batik blanakan. Ini saatnya mencari nilai tambah," katanya.
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus