Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pedagang Daging Ayam Mogok Jualan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0790.jpg

     BANDUNG- Ketua Divisi Perunggasan DPD Persatuan Pedagang Warung dan Pasar Tradisional (Pesat) Jabar Yoyo Sutarya, mengatakan saat ini, harga jual daging ayam berada pada level Rp 32 ribu hingga Rp34 ribu per kilorgram.

     
    "Kondisi ini, karena minimnya stok ayam potong pada tingkat bandar," ujarnya.
     
    Selain itu, sambung Yoyo, mahalnya harga jual tersebut juga dipicu tingginya day old chicken (DOC). Saat ini, ucap dia, harga DOC sekitar 3.700 per ekor.
     
    Selain itu adanya kenaikan harga jual ayam pada level tingkat peternak. Saat ini, sebutnya, harganya Rp 20.500 per kilogram. Sebelumnya, ucap Yoyo, sebesar Rp 17.500 per kilogram. Hal itu, ujar Yoyo, membuat harga pada tingkat bandar pun naik. Sekarang, harga pada bandar mencapai Rp 22.500 per kilogram.
    "Efeknya,  harga jual pada tingkat pasar tradisional meningkat dan tentu akan memberatkan konsumen."
     
    Dikatakan, lemahnya daya beli itu berdampak negatif pada para pedagang. Menurutnya, tingginya harga jual tersebut menyebabkan penjualan kepada konsumen merosot drastis. Bahkan, prediksi Yoyo, harga jual komoditi itu berpotensi kembali melejit. Hal itu, jelasnya, karena ada dua momen yang dapat memicu kenaikan harga, yaitu Ramadan dan Idul Fitri.
     
    Melihat hal itu, ungkap Yoyo, para pedagang dapat kian mengalami kerugian. Saat ini, aku Yoyo, akibat tingginya harga jual ditambah belum adanya reaksi dan langkah kongkrit pemerintah, sebanyak 12 ribu anggotanya yang tersebar pada  103 pasar di dua daerah, Cirebon dan Cianjur, mogok berjualan.
     
    "Aksi itu sudah dua hari. Ini akibat tingginya harga jual. Idealnya, harga jual sekitar Rp 24-26 ribu per kilogram," sahutnya.
     
    Pihaknya mendesak dan menuntut pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan sekaligus melakukan normalisasi harga jual daging ayam. Tjo
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus