Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov. Jabar Harapkan Impor Daging Sapi Turunkan Harga Daging Sapi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/kunjungan-gubernur-pasar4.jpg
    BANDUNG- Kebijakan pemerintah yang  menggulirkan kebijakan daging sapi impor direspon oleh pemerintah di daerah. Diharapkan dengan kebijakan tersebut, dapat memberikan manfaat yaitu menurunkan harga daging sapi, ungkap Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam keterangannya kepada wartawan usai kegiatan sidang paripurna DPRD Jabar (18/7).
     
    Gubernur, lebih lanjut memaparkan diharapkan dengan adanya impor daging sapi, yang dalam penyelenggaraan kegiatannya dilaksanakan melalui operasi pasar dapat menghindari kelangkaan daging sapi dan mengurangi harga daging sapi yang akhir-akhir ini harganya cukup tinggi.
     
    Kondisi langka dan melambung harga untuk komoditi daging sapi, kini patut diantisipasi mengingat dalam suasana menyambut Hari Besar Keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri permintaan daging sapi meningkat.
     
    Gejolak harga daging sapi, menjadi pemacu semangat dari Pemprov. Jabar untuk meningkatkan populasi sapi di Jabar. Langkah tersebut, salah satunya diimplementasikan melalui kegiatan penggemukan. Untuk penggemukan, diantaranya lahan sudah ada di wilayah Cianjur.
     
    Dilokasi tersebut, ujar Gubernur lahan yang disiapkan sudah mencapai 6 Ha. Di wilayah Cianjur, kini tercatat ada 6.000 ekor sapi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi menghadapi Hari Besar Keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri.
     
    Sementara itu, Kadisnak Jabar, Kusmayadi Tatang Padmadinata dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id mengatakan daging sapi impor, kendati  yang dikirim dalam bentuk daging beku, telah memenuhi aspek higienis karena mikroba tidak tumbuh.
     
    Untuk sebarannya, diharapkan diprioritaskan kepada daerah-daerah dengan permintaan tinggi, tetapi daerah tersebut bukan daerah sebagai penghasil populasi sapi. Terkait dengan hal tersebut, beberapa daerah harus menjadi prioritas antara lain Bodebek, Bandung Raya, Cirebon dan Tasikmalaya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus