Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Air Sumur Warga Mulai Mengering

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/sumur-warga.jpg

    CIMAHI-Meski musim kemarau baru dua minggu berlangsung, namun dampaknya sudah dirasakan sejumlah warga di Kota Cimahi. Air sumur mereka yang biasa digunakan untuk keperluan mandi, cuci peralatan dapur dan untuk keperluan lainnya, mulai mengering. Bahkan sejumlah warga di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, sudah mulai membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya itu.

    “Kami sudah mulai menghemat penggunaan air bersih dari sumur karena permukaan air sumur sudah mulai menurun,” kata Ibu Hj. Euis, warga RT 07 RW 26, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id, Jum’at.

    Air sumur milik Hj. Euis itu, selain digunakan oleh keluarga, juga digunakan oleh beberapa keluarga tetangga dekatnya yang tidak punya sumur. Sumur Hj. Euis itu letaknya di ruangan terbuka di belakang rumah, sehingga para tetangga dekatnya mudah untuk mengakses air sumur tersebut.

    Hal senada diungkapkan oleh Mamun Nawawi, warga RT 04 RW 26 Kampung Sindangsari, Kelurahan Melong. Sudah seminggu belakangan ini, katanya, permukaan air sumurnya sudah mulai menurun. Penurunannya diperkirakan sudah mencapai satu meter.

    “Sebenarnya air sumur ini agak awet karena hanya diambil oleh keluarga saya saja,” katanya. Sumur milik Mamun memang sehari-harinya hanya digunakan oleh keluarganya saja karena letaknya di dapur rumahnya.
    Lain halnya dengan kondisi air sumur di wilayah RW 27 Kelurahan Melong. Sumur milik mereka sudah mengering. Untungnya, ke wilayah meraka ada sejumlah pedagang air bersih keliling menggunakan roda berisi 12 jerigen dan masing-masing jerigen berisi 30 liter air bersih.

    “Sudah dua hari ini saya membeli air bersih untuk keperluan mandi dan mencuci karena air sumur milik saya sudah kering. Mungkin harus ditambah kedalamannya,” kata Ibu Nurmi. (enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus