Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Cegah Golput

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_9910.jpg

     

    BANDUNG-Direktorat Kemitraan Komunikasi, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov Jabar, Selasa (10/9) kemarin, menggelar sosialisasi Pemilu untuk pemilih pemula di Bandung, Jawa Barat. 
     
    Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya yang dibacakan  oleh Asisten Pemerintahan,Hukum dan HAM, Achdiat Suparman mengharapkan generasi muda sebagai pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas.
     
    Pemilih pemula  sangat berpotensi menentukan baik buruknya iklim demokrasi. Suara mereka sangat diperhitungkan sebagai penentu masa depan masyarakat dan bangsa, jelas Gubernur.
     
    Gubernur menegaskan, adalah tanggungjawab bersama untuk menyentuh keseluruhan pemilih pemula dalam pembinaan, pendidikan dan pembangunan politik, karakter dan kepribadian politik mereka karena masa depan bangsa bergantung pada pilihan masyarakat.
     
    Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal IKP, Freddy H Tulung menyatakan, sejak era reformasi telah terjadi perubahan mendasar dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia, salah satunya adalah dalam penyelenggaraan Pemilu. “Jika dahulu pelaksanaan pemilu masih dibayang-bayangi ketakutan terhadap kekuasaan, kini pelaksanaannya lebih demokratis. Masyarakat diberi kesempatan penuh untuk memilih calon anggota legislatif dan calon pemimpin sesuai dengan pilihan masing-masing tanpa adanya paksaan atau intimidasi dari pihak manapun. Hal tersebut menunjukkan bahwa rakyat selaku pemilik kedaulatan telah mendapatkan hak memadai untuk menentukan masa depan sendiri secara mandiri,” kata Freddy.
     
    Kendati demikian, lanjut Freddy, fakta menunjukkan tidak seluruh anggota masyarakat mau menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggungjawab. Banyaknya pemilih yang tidak menggunakan hak pilih atau yang dikenal dengan nama golongan putih (golput), serta banyaknya masyarakat yang memilih karena motif-motif tertentu, mengindikasikan bahwa masyarakat masih mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak yang menginginkan pesta demokrasi tidak berjalan optimal. Terkait hal tersebut, Kemenkominfo secara berkala melaksanakan sosialisasi Pemilu 2014 di seluruh wilayah Indonesia. 
     
    Kadis Kominfo Prov. Jabar dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan Sosialisasi Pemilu untuk Pemilih Pemula dalam rangka Voters Information merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Ditjen IKP, yaitu diseminasi informasi. “Dalam kegiatan diseminasi informasi tersebut, penyebarluasan konten informasi yang bersifat mendidik, mencerahkan, memberdayaan dan membangun semangat cinta Tanah Air, termasuk tentang Pemilu, bisa terus disampaikan kepada masyarakat secara intensif.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus