Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gunung Tangkubanperahu Berstatus Waspada

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_00242.jpg
    BANDUNG-Berdasarkan berita yang direlease website www.vsi.esdm.go.id dari hasil pengamatan kegempaan, visual sekitar kawah serta analisis data maka terhitung tanggal 5 Oktober 2013 pukul 06:30 WIB status kegiatan G.Tangkubanperahu dinaikkan dari Normal (Levell,) menjadi Waspada (Level ll).
     
    Sehubungan dengan peningkatan status tersebut, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan meningkatkan pemantauan secara intensif guna melakukan evaluasi kegiatan G. Tangkubanperahu dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
     
    Status kegiatan G. Tangkubanperahu akan diturunkan/dinaikkan jika terjadi penurunan/ peningkatan aktivitas vulkanik.
     
    Sehubungan dengan status kegiatan G. Tangkubanperahu Waspada, maka direkomendasikan sebagai berikut di bawah ini.
     
    a. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanperahu dan pengujung / wisatawan / pendaki tidak
    mendekati kawah yang ada di puncak G. Tangkubanperahu dalam radius 1,5 km dari kawah aktif.
     
    b. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanperahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak
    terpancing isu-isu tentang letusan G. Tangkubanperahu, tetap memperhatikan perkembangan kegiatan G. Tangkubanperahu yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan
    selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.
     
    c. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan Pemerintah
    Provinsi Jawa Barat (BPBD Provinsi Jabar) dan BPBD Kabupaten Bandung Barat sefta
    BPBD Kabupaten Subang.
     
    d. Agar BPBD Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang senantiasa berkoordinasi
    dengan Pos Pengamatan G. Tangkubanperahu di Desa Cikole, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
     
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus