Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gaya Hidup Penyumbang Kasus Neuropati

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0269.jpg

    BANDUNG- Neuropati merupakan kondisi kerusakan saraf yang disebabkan oleh penyakit, trauma pada saraf atau efek samping dari suaru penyakit sistemik. Demikian dikemukakan Kepala Bagian Ilmu Penyakit Saraf FK Unpad, Bandung, Dr Nani Kurniani, SP.S (K), dalam dalam diskusi bertema Konsumsi Vitamin Neurotropik Sejak Dini Cegah Neuropati, di Hotel Aston, Jalan Junjunan, Kamis (24/10).

    Menurut Nani, ada banyak gejala penyakit yang saat ini dialami oleh 1 dari 4 orang yang berusia 40 tahun ke atas atau sekitar 26% ini, diantaranya rasa baal, kram, mati rasa, kesemutan, rasa terbakar, kulit hiper sensitif dan serta atrofi otot atau otot mengecil.

    “Jika kita merasa ada satu dari sekian banyak gejala terdeteksi, berarti kita sudah termasuk dari orang yang menderita Neuropati,” ujarnya.
    Nani mengatakan, ada banyak factor yang menyebabkan masyarakat bisa terkena Neuropati, yaitu factor usia, gaya hidup serta pola makan yang tidak teratur.

    “Selain factor usia, neuropati juga disebabkan gaya hidup, perokok, alkoholisme, trauma (saraf kejepit), peradangan, penyakit keturunan, penyakit sistemik/metabolik, keracunan, defisiensi vitamin dan karena efek samping obat” tuturnya.

    Nani mencatat, berdasarkan data yang tercatat dari Poli Saraf Rumah Sakit Hasan Sadikit (RSHS) Bandung, ditemukan sekitar 32 persen pasien yang datang terdeteksi menderita Neuropati.

    “Dari 2.326 kunjungan pasien dalam Juli 2012 hingga Juni 2013, sebanyak 478 pasien (32%) terdeteksi menderita Neuropati. Dan dari 81 pasien Diabetes Melitus usia 50 tahun ke atas, 69% terdiagnosa Neuropati,” ucapnya.

    Ada fenomena baru menurut Nani, akibat gaya hidup  saat ini banyak kalangan usia remaja saat ini yang sudah yang terdeteksi Neuropati.
    “Kalau kita sering mengetik di laptop dengan posisi tangan menekuk atau BBM an yang kontinyu akan mudah terkena Neuropati,” pungkasnya. (Parno)  
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus