Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Cegah Neurotropik, Konsumsi Vitamin Neurotropik Sejak Dini

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0251.jpg

    BANDUNG- Neuropati seringkali tidak disadari sebagai penyakit, melainkan sebagai kondisi yang umum akibat konplikasi dari penyakit lain, sehingga banyak masyarakat yang menganggap hal tersebut tidak terlalu membahayakan jiwanya. Demikian dikemukakan Konsultan Neurologis & Ketua Kelompok Studi Saraf Tepi Perdossi Pusat, Dr Manfaluthy Hakim, Sp.S (K)

    Padahal menurut Manfaluthy,jika dibiarkan kondisi Neuropati menjadi berat dapat mengganggu mobilitas penderitanya, hingga berpotensi menimbulkan kompilasi lain serta kematian untuk Neuropati tertentu.

    “Banyak masyarakat yang datang ke pelayanan kesehatan dengan gejala Neuropati justru sudah terjadi kerusakan saraf sehingga penangananya tidak memuaskan," ungkap Manfaluthy Hakim, dalam diskusi bertema Konsumsi Vitamin Neurotropik Sejak Dini Cegah Neuropati, di Hotel Aston, Jalan Junjunan, bandung, Kamis (24/10).

    Menurut Manfaluthy, pencegahan Neuropati dapat dilakukan sejak dini dengan menjaga gaya hidup sehat dan mengkonsumsi vitamin Neurotropik, yaitu vitamin B1, B6 dan B12 setiap hari.

    “Dengan bertambah usia, fungsi saraf semakin turun, saraf kita tergantung pada suplai vitamin B dan sangat sensitive terhadap kekurangan vitamin B yang berfungsi untuk melindungi dan meregenerasi saraf,” ujarnya.
    Manfaluthy mengatakan, selain mengkonsumsi vitamin neurotropic dan asupan makanan yang sehat, penting pula dilakukan pemeriksaan kondisi tubuh secara berkala, sehingga gejala neuropati dapat diantisipasi sejak dini agar tidak menjadi parah.

    “Kita bisa melakukan pemeriksaan di pusat layanan kesehatan yang melakukan kegiatan Neuropathy Service Poin (NSP) yang diadakan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) dan PT Merck,” katanya.

    Menurut rencana, NSP di Bandung untuk tahun 2013 akan dilakukan di beberapa rumah sakit dan apotik, diantaranya di RSHS (28-31 Oktober), RS Immanuel (4-7 November), Apotik Medika Antapani (18-19 November), Apotik Puspita (9-10 Desember) dan di Apotik Kimia Farma Parujakan (19-20 Desember). (Parno)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus