Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PLTU Palabuhan Ratu Penyangga Listrik Jawa Bagian Barat

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/pltu-pelabuhan-raut.jpg
    PALABUHAN RATU- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berada di Kecamatan Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, akan menjadi penyangga kebutuhan listrik di Jawa Bagian Barat. Demikian dikemukakan Manager PLTU Palabuhan Ratu, Budi Widi Atmoro.
     
    Menurut Budi, jika pasokan listrik dari pembangkit listrik di bagian timur terganggung, maka PLTU Palabuhan Ratu  yang menghasilkan listrik dengan daya 3 x 350 MW, bisa membantu pasokan listrik untuk wilayah Sukabumi, Cianjur, Depok dan Jakarta.
     
    “Dengan berfungsinya PLTU Palabuhan Ratu, maka pasokan listrik untuk wilayah Jawa Bagian Barat akan tetap tergaja meski pasokan dari timur terganggung,” ujar Budi, kepada wartawan di Kantor Pembangkit PLTU Palabuhan Ratu, Jumat (01/11).
     
    Budi mengharapkan, pembangunan PLTU Palabuhan Ratu yang dilakukan mulai tahun 2007 lalu bisa selesai pada akhir tahun 2013, sehingga awal 2014 mendatang bisa beroperasi secara penuh.
    “Sekarang tinggal finishing saja, 5 persen lagi. Mudah-mudahan awal 2014 bisa diresmikan langsung oleh Presiden SBY,” ucapnya.
     
    Sementara itu, Manager Bidang Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jawa Barat-Banten, I Ketut Wiriana mengharapkan, pembangunan PLTU Palabuhan Ratu yang menghabiskan anggaran mencapai 9 triliun ini bisa memenuhi kebutuhan konsumen PLN yang berada di wilayah Jawa Bagian Barat.
     
    “Sekitar 70% pelanggan PLN ada di pulau Jawa, 11 juta konsumen diantaranya berada di Jabar. Sehingga PLTU Palabuhan Ratu ini sangat vital keberadaannya untuk pasokan listrik di Jawa Bagian Barat,” ucapnya.
     
    Menurut  Wiriana, dengan dibangunnya PLTU Palabuhan Ratu yang bahan bakar utamanya menggunakan batu bara yang mencapai 11.000 ton perhari ini, bisa menjaga kualitas listrik yang diterima oleh konsumen.
     
    “Selama ini untuk Jawa Bagia Barat tergantung pasokan dari timur yang banyak pembangkit listrik kapasitan besar , sehingga kadang kualitas listrik suka terganggu jika terjadi gangguan,” kata Wiriana.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus