Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Fakultas Farmasi Unpad Gelar Indonesian Conference On Clinical Pharmacy

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/IMG_0285.jpg
    BANDUNG- Sebanyak 120 pembicara dari dalam maupun luar negeri, akan mengisi kegiatan seminar dan workshop The 1st Indonesian Conference On Clinical Pharmacy, yang diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad), pada 6-8 November 2013, di Hotel Hiltonm Jl. HOS Tjokroaminoto, Bandung.
     
    Ketua Panitia The 1st Indonesian Conference On Clinical Pharmacy, Keri Lestari Dandan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peningkatan kompetensi bagi apoteker dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan paripurna.
     
    “Kita harapkan apoteker mampu memberikan dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyaraklat berbasis pelayanan farmasi klinik,” ujar Keri, kepada wartawan dalam siaran pers, di Jl Teuku Umar No 5, Bandung, Senin (04/11).
     
    Menurut Keri, pelayanan kefarmasian telah mengalami perkembangan yang signifikan mengikuti kebutuhan masyarakat terhadap asuhan kefarmasian untuk menunjang pelayanan kesehatan yang paripurna.
     
    “Farmasi klinik harus mampu berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” ucapnya.
     
    Sejumlah pembicara yang akan mengisi kegiatan yang bertema “ Sinegritas antara Pendidikan, penelitian, Praktek Klinik dan Peraturan dalam Farmasi Klinik untuk Meningkatkan Peran Apoteker dalam Perawatan Pasien,” diantaranya Prof. DR. Joseph T. Dipiro, Pharm. D. ( South Carolina College of Pharmacy, University of South Carolina USA), Prof. Syed Azhar Syed Sulaiman, Ph.D.      ( Universiti SainsMalaysia) dan Prof. Tomonori Nakamura, Ph.D. (Center for Pharmacy Practice, Faculty of Pharmacy Keio University, Japan)
     
    Keri mengatakan, para pembicara yang jumlahnya sebanyak 120 orang itu, akan melakukan presentasi oral dan poster, yang akan memaparkan hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi Klinik serta bidang ilmu farmasi lainnya di Indonesia.
     
    “Pembicara dari berbagai institusi pendidikan farmasi, rumah sakit dan institusi kesehatan pemerintah dari seluruh Indonesia,” katanya.
     
    Selain menyelenggarakan seminar dan workshop, kegiatan yang akan menghadirkan keynote speakers, Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. DR. Ali Gufron Mukti, pada hari terakhir para peserta akan mengunjungi PT Bio Farma, yang merupakan BUMN yang memproduksi vaksin dan sera untuk mendukung program imunisasi di Indonesia sejumlah negara di dunia. (Parno)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus