Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Daging Domba dapat sebagai Substitusi Daging Sapi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_01761.jpg
    BANDUNG - Tingginya harga daging sapi seharusnya dapat diganti atau disubstitusi dengan daging domba. kebetulan produksi domba di Jabar termasuk tinggi dan tidak perlu mendatangkan dari luar Jabar seperti halnya sapi.
     
    Berdasarkan catatan Disnak Jabar, populasi domba terhitung 2008-2012 meningkat 11,69% menjadi 8.249.844 ekor. Rinciannya, jumlah domba jantan sebanyak 3.109.503 ekor dan betina 5.140.341 ekor.
     
    Sedangkan populasi kambing dalam lima tahun terakhir meningkat 12,64% menjadi 2.303.256 ekor. Rinciannya, jumlah kambing jantan sebanyak 843.601 ekor dan betina 1.459.655 ekor.
     
    Diperkirakan pada tahun ini, estimasi populasi domba akan mencapai 9.214.234 ekor sedangkan kambing sebanyak 2.594.386 ekor.
     
    Kepala UPTD Balai Pengembangan Pembibitan Ternak Domba Disnak Jabar Rendradi,Jum'at (8/11) mengatakan domba juga menjadi salah satu ternak andalan disamping ternak unggas. Bahkan domba Garut sudah menjadi ikon Jabar.
     
    "Populasi domba dan kambing sangat tinggi namun konsumsi masyarakat masih rendah terhadap kedua ternak tersebut," ujarnya kepada wartawan.
     
    Menurutnya, daging domba dan kambing layak untuk menjadi subtitusi daging sapi karena dari segi bentuk dan rasa terbilang serupa. Namun demikian, upaya ini terkendala karena masyarakat kurang menyukai bau atau aroma daging domba dan kambing.
     
    Selain itu, masyarakat juga menganggap daging domba dan kambing memiliki kolesterol tinggi sehingga dikhawatir menimbulkan berbagai penyakit. Padahal, kandungan kolesterol domba dan kambing hampir setara dengan sapi.
     
    "Kita dorong supaya lahir baso domba, sosis dan aneka produk olahan ,,lainnya," ucapnya. tjo
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus