Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kembangkan Angklung Melalui Jalur Pendidikan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0013-news.jpg
    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama ribuan hadirin lainnya memainkan angklung di Halaman Gedung Sate, Jl Diponegoro 22, Kota Bandung, Minggu (17/11) pagi. Alunan angklung secara massal itu menandai peringatan Hari Angklung ke-3 tahun 2013. Peringatan ini merupakan wujud apresiasi atas dikukuhkannya angklung oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia dari Indonesia "World Intangible Heritage" tanggal 18 November 2010 yang lalu.
     
    Menurut Heryawan sebagai  orang Jawa Barat, kita patut bersyukur karena angklung sebagai alat musik asli Jawa Barat mendapat tempat terhormat di mata Internasional dengan mendapat pengakuan dari masyarakat dunia.  Hal ini menunjukan bahwa  angklung yang berasal dari Indonesia kini telah dikenal diakui dan jadi milik dunia. "Anak-anak yang hadir saat ini, merupakan generasi angklung yang akan menjadi duta menyebarkan angklung ke seantero  dunia," tegasnya.
     
    Lebih lanjut Heryawan menyatakan angklung sebagai warisan budaya, pelestariannya bisa dilakukan melalalui jalur pendidikan karena bisa lebih masif, dan dapat dihayati serta lebih tajam maknanya. " saya  berkomitmen melalui jalur pendidikan dan non pendidikan  akan membudayakan dan mengembangkan   angklung agar lebih dikenal dan memasyarakat" tuturnya.
     
    Apalagi  angklung terkandung nilai filosofis tinggi.  Dimana dalam permainan alat musil angklung merepresentasikan nilai luhur yang menggambarkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan. "Karena  angklung tidak tidak memiliki arti jika dimainkan sendiri,  tapi jika dimainkan bersama-sama secara harmoni menghasilkan musik yang indah," ungkapnya.
     
    Melalui peringatan Hari Angklung ini juga ujar Heryawan diharapkan dapat lebih memacu  potensi Jawa Barat dalam bidang seni, budaya lokal untuk lebih mendunia serta menjadi salah satu upaya pelestarian alat musik angklung sebagai identitas budaya bangsa Sementara itu Ketua Panitia Agung dari KABUMI UPI,  melaporkan, perayaan Hari Angklung tahun ini diikuti 2000 pemain angkung dari 48 Tim Angklung perwakilan SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi  dari seluruh Indonesia.
     
    Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Nunung Sobari, Kepala Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat Anton Gustoni,  Kepala Biro Humas porotokol dan Umum Ruddy Gandakusumah, keluarga besar Bumi Siliwangi UPI dan undangan lainnya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus