Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bali dan Jabar Tandatangani Kesepakatan Bersama Bidang Pariwisata

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Foto-1.jpg-news_.jpg
    BALI-Kepala Badan Promosi Pariwisata  Daerah (BPPD) Bali, Cok Oka Arta Ardhana Sukawati menyampaikan apresiasi atas inisiasi Gubernur Jawa Barat yang mendorong kerjasama pariwisata antara Bali dengan Jawa Barat. Cok memuji Jawa Barat yang memiliki sejumlah destinasi wisata yang lebih menarik. Begitu juga dengan wisata belanja dan kuliner menjadikan Jawa Barat sangat potensi mengembangkan industri wisatanya.
     
    Hal itu diungkapkan Cok dalam sambutannya pada acara  Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BPPD Jawa Barat dengan BPPD Bali. Di Sanur Beach Hotel, Sanur, Bali, Minggu (24/11) pagi. Turut menyaksikan penandatanganan tersebut, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Bali yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ida Bagus Kade Subhiksu.
     
    Lebih lanjut Cok mengisahkan jatuh bangun pariwisata di Bali. Meski dihantam oleh tragedi kemanusiaan yang terjadi di Bali, namun berkat kerja keras semua pihak, industri wisata mampu bangkit lagi dan kembali normal. Bahkan kondisinya semakin meningkat. Dengan bermodal tema pariwisata Bali adalah wisata budaya. Kini jumlah kunjungan wisatawannya sudah menyentuh di angka 3 juta turis asing dan 5 juta turis domestik.
     
    Sementara dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ida Bagus Kade Subhiksu mengungkapkan bahwa pariwisata Bali sudah mulai berkembang sejak tahun 1920. Dan semakin berkembang pesat dikarenakan promosi dan sejumlah even internasional, termasuk diantaranya kegiatan pengambilan gambar sejumlah artis dunia.
     
    Dalam sambutannya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Jawa Barat beserta jajarannya di Bali.  Dan menilai, acara penandatanganan kesepakatan sebagai sebuah momen penting dalam upaya memajukan pembangunan industri pariwisata antara Bali dengan Jawa Barat.
     
    Kesepakatan kerjasama ini handaknya bukan seremoni biasa. Tetapi jauh dari itu, yakni sebagai sebuah proses pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kerjasama pariwisata. "MOU saat ini sangat penting dalam upaya mensinergikan dan sinkronisasi kegiatan promosi. Tentu dengan merancang strategi promosi dengan menampilkan kelebihan dan keunggulan destinasi wisata di masing-masing provinsi," ujar Ida Bagus.
     
    Sementara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengingatkan kepada pemangku kepentingan wisata, baik di Bali maupun di Jawa Barat bahwa saat menyebut destinasi wisata dunia yang ada di Indonesia, selain Bali, juga harus menyebut Bandung. "Apalagi Kota Bandung memiliki sejarah panjang kunjungan wisatatawan asal Eropa. Terlebih ada peristiwa Konferensi Asia Afrika yang berlangsung di Kota Bandung tahun 1955," katanya. Untuk itu destinasi wisata dunia tidak hanya berhenti di Bali. Tetapi bisa dilanjutkan ke Jawa Barat.
     
    Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Setda Provinsi Jawa, Kepala BPPD Bali Cok Oka Arta Ardhana Sukawati Kepala BPPD Jabar Cecep Rukmana dan Dirut PD Jasa Pariwisata (Jawi) Syamsuddin
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus