Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kesatuan Gerak PKK KB Kes

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/PKK-HUMAS.jpg
    KARAWANG-Sebagai salah satu wujud komitmen terhadap pembangunan bidang kesehatan dan kependudukan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Rapat Koordinasi serta Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tahun 2013, Selasa (26/11). 
     
    Kegiatan yang berlangsung di Aula Husni Hamid Pemda Karawang tersebut diikuti oleh mitra PKK sekaligus jajaran Pemerintah Daerah selaku stakeholder pembangunan di Kabupaten Karawang.
     
    Plt. Sekretaris Daerah Kab. Karawang, Drs. H. Teddy Rusfendi Sutisna yang hadir mewakili Bupati Karawang, H. Ade Swara menjelaskan bahwa kondisi kependudukan di Kabupaten Karawang, yaitu : jumlah penduduk mencapai 2.127.791 jiwa, Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) 1,76 persen. Di sisi lain, jumlah wanita usia subur yang tidak hamil dan tidak menggunakan alat kontrasepsi (unmeet need) masih cukup tinggi, yaitu mencapai 10 persen pada tahun 2007  dan menjadi 14 persen pada tahun 2013, usia kawin pertama yang masih rendah berkisar 17,8 tahun serta angka drop out peserta kb  yang masih 12,9 persen.
     
    Lebih lanjut Teddy menambahkan, bahwa kondisi tersebut berdampak pada angka fertilitas (tfr) Kabupaten Karawang yang tidak beranjak turun, dimana berdasarkan survey demografi dan kesehatan Indonesia tahun 2012, angka fertilitas Kabupaten Karawang masih berkisar 2,02 poin. Bila merujuk kepada hasil survey tersebut, maka dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, program Kb dirasakan masih mengalami stagnasi, terlepas berbagai upaya telah kita laksanakan selama ini.
     
    Di sisi lain, kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa Karawang akan menghadapi tugas berat dalam mengejar sasaran angka fertilitas sebesar 2,0 sebagaimana yang telah diamanatkan pada RPJMN tahun 2015. Namun demikian, tugas berat tersebut hendaknya tidak menjadi ganjalan, melainkan menjadi motivasi kita untuk dapat menurunkan angka fertilitas sebesar 0,2, dari sebelumnya sebesar 2,02 menjadi 2,0 dalam kurun waktu 3 tahun. “Oleh karena itu, strategi akselerasi dan sinergitas pengelolaan program KB Kabupaten Karawang mutlak dilakukan oleh semua pihak secara terintegrasi, sebagaimana yang sedang kita laksanakan melalui kegiatan rakor ini,” pesannya.
     
    Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karawang, Hj. Nurlatifah Swara turut mengingatkan akan pentingnya memprogram keluarga berencana serta memiliki perilaku hidup bersih dan sehat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini sangat penting sehingga masyarakat Karawang dapat mengembangkan diri di sektor lainnya, apabila pola pikir dan perilaku tersebut sudah menjadi pola hidup masyarakat. “Dengan demikian program pemberdayaan keluarga tidak lagi berkutat pada permasalahan KB dan kesehatan, melainkan berkembang di sektor lainnya,” imbuhnya.
     
    Ketua Panitia Kegiatan, Hj. Imas Teddy Rusfendi juga berharap keberadaan program ini dapat turut mewarnai program pembangunan yang digallakkan pemda karawang, sehingga rencana kerja tahun 2015 dapat tercapai. Sesuai tema kegiatan hari ini, yaitu “Dengan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan kita satukan langkah untuk songsong MDGS”. Melalui tema tersebut diharapkan Tim Penggerak PKK bersama mitra kerja lainnya di bidang KB dan kesehatan dapat memberikan kotribusi positif untuk mencapai sasasan tersebut.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus