Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Detourn The SIGIT

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8017.jpg

    BANDUNG-Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Band asal Bandung ini untuk merilis sebuah album. Setelah sukses dengan album “Visible Idea of Perfection” pada tahun 2006, kini The SIGIT merilis album baru mereka bertitle “Detourn”.

    Reporter Gita Permatasari, sempat mewawancara salah satu personiel The Sigit, beberapa waktu lalu dan menghimpun hasil wawancaranya.
     
    Sekilas konsep musik yang ditawarkan oleh Rektivianto Yoewono (gitar, vocal), Farri Icksan Wibisana (gitar), Aditya Bagja Mulyana (bass), dan Donar Armando Ekana (drum), tidaklah banyak berubah dari passion rock n roll yang mereka usung. Namun dari beberapa part musik yang mereka mainkan ada sentuhan berbeda yang disuguhkan di album ini. Nuansa angker langsung diciptakan The SIGIT di lagu pembuka berjudul “Detourne”, tiupan seruling pipa yang meniru suara sangsakala malaikat pembawa kabar buruk ini,di awali dengan nuansa garang khas musik The SIGIT. Namun, memasuki pertengahan lagu progresi musik berubah ketika bertumpu pada saxophone yang ditiup oleh Azis dari Time Bomb Blues.

    Satu – satunya lagu dengan tempo rendah disuguhkan The SIGIT di lagu “Owl and Wolf” tidak ada nuansa garang dalam lagu ini. Nuanas balada pengiris hati terdengar lewat alunan gitar akustik yang lembut. Di lagu ini Rekti sang vokalis pun meninggalkan suara lengkingannya.

    Sisanya di lagu – lagu seperti Red Summer, Ring of Fire, Conundrum, dan Cognition, Let The Right One In, Black Summer, Son of Sam, Gate of 15th, dan Tired Eyes masih erat dengan nuansa esperimental, dan tentunya aroma pembeda dengan menyuguhkan riff metal lawas ala Black Sabbath tersuguh apik dalam rentetan lagu – lagu tersebut.

    Rentetan waktu yang panjang berhasil The SIGIT bayar dengan suguhan eksperimen musik yang bisa membuat para “The Insurgent Army” (Fans The SIGIT), merasa lega karena album ini patut untuk di perhitungkan bagi  para koloni rock. (Gita Permatasari)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus