Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabub Cianjur Tinjau Bencana Tanah Longsor

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8125.jpg

    CIANJUR-Wakil Bupati Cianjur Suranto, Kamis (23/1) tinjau lokasi bencana tanah longsor di Kp Gedogan, Ds. Makarmulya Kecamatan Cikalongkulon 24 Januari 2014, 08:38 WIB.

    Di lokasi bencana, Wakil Bupati  atas nama pemerintah Kabupaten Cianjur, memberikan bantuan berupa peralatan dapur, obat-obatan, bahan makanan dan pakaian untuk para korban longsor. Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua RT setempat.

    Dalam kesempatan kunjungan tersebut, bupati menjelaskan, bahwa sekarang ini sudah masuk musim hujan. Curah hujannya cukup tinggi dan berisiko terjadi longsor kapan saja terutama di wilayah rawan longsor. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, jangan membuang sampah ke selokan dan tidak boleh menebang pohon tanpa ijin.

    Dari posko bencana dilaporkan bahwa sebanyak 40 rumah warga rusak berat dan ringan akibat pergerakan tanah dari longsor itu sendiri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebanyak 30 KK terpaksa diungsikan ke tempat aman, khawatir kembali terjadi pergerakan tanah. Dari data sementara yang dikumpulkan, bencana alam di desa tersebut mengakibatkan 2 rumah rusak berat, 1 rumah terseret banjir, 26 rumah terancam tertimbun longsor, 4 jembatan putus, 3 saluran irigasi rusak berat, dan jalan menuju ke perkampungan warga terputus. Selain itu beberapa hektar areal persawahan tertimbun material longsoran tanah bercampur lumpur sehingga dipastikan gagal panen.

    Sementara itu, Ketua Bidang Relawan dan Kebencanaan PMI Kabupaten Cianjur Rudy Syachdiar S.H., mengatakan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pemetaan dan pendataan terhadap kebutuhan pengungsi yang diperkirakan akan bertahan selama beberapa hari di lokasi. Bahkan pihaknya hingga saat ini masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan terjadinya banjir dan longsor susulan di wilayah tersebut karena bisa terjadi kapanpun menyusul masih tingginya intensitas curah hujan. (Sumber : www.cianjurkab.go.id)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus