Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rakor Penananggulangan Banjir Karawang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8130.jpg

    KARAWANG-Setelah sebelumnya Pemkab pernah lakukan Rakor pada pertengahan bulan Januari, pada Kamis (23/1) Malam, Pemkab kembali gelar Rakor lanjutan. 

    pada rakor kali ini Bupati ingin mendengarkan laporan dari masing masing Camat tentang kondisi daerah, dan penjelasan dari PJT II Tirta dari direksinya langsung.

    Bupati meminta” Camat agar proaktif untuk terus kordinasi dengan Dinsos PB dan juga bisa mengajukan dana CSR kepada perusahaan swasta. Kami juga dari Pemkab tidak bisa seluruh daerah di monitor oleh kami.  
     
    Bupati menjelaskan, “saat ini saya dan jajaran tim satkorlak akan prioritas membantu daerah yang terisolir dari bantuan. Beberapa hari lalu saja saya memberikan bantuan kepada warga yang mengungsi di atas perahu karena mereka binggung untuk tinggal dimana,jelasnya.

    Dijelaskannya, bahwa pada tahun ini bencana di Kabupaten Karawang terjadi secara sporadis sudah mencapai 190 desa dari 309 desa yang ada di Kabupaten Karawang tergenang air yang tingginya variatif 70-200 cm dan sejauh ini sudah banyak bantuan tersalurkan ke seluruh daerah di Kabupaten Karawang” ujarnya

    Sementara itu dari pihak PJT II direksinya menjelaskan bahwa  waduk yang kami kelola sesuai data terakhir Jatiluhur  ketinggian 638,12 dan untuk batasan limpas yaitu pada 643 itu. Jadi, masih ada jarak sekitar 5 m itu adalah kondisi yang masih sangat aman. Kemudian untuk Cirata keadaan saat ini ketinggian 214,46 m untuk batasan limpas yaitu 220 m masih ada sekitar 5,5 m space itupun aman, maka dengan statement yang ada pada sms yang diterima masyarakat Karawang itu adalah informasi palsu, jelasnya. Itu hanya oknum yang ingin membuat agar masyarakat evakuasi dan mungkin akan mencuri hati hati juga” tegasnya.

    Dengan begitu dipastikan, banjir di Kabupaten Karawang bukan karena limpasan Jatiluhur dan Cirata melainkan karena Cibeet yang dari Bogor dan Cianjur jangan terlalu mengkhawatirkan kondisi Jatiluhur” demikian Sekda

    Pada Rakor itu pun dilakukan paparan tiap Camat, antara lain Camat Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Pedes, Batujaya Pakisjaya, dan rengasdengklok secara bergantian yang merupakan daerah yang mengalami daerah yang desa desa kedalam parah dalam bencana banjir. Seluruh camat menjelaskan “ kondisi logistik aman hanya membutuhkan bantuan makanan yang lebih variatif. Untuk pengungsi  sudah kembali ke rumahnya walau  banjir masih semata kaki.

    Selanjutnya menanggapi statement Bupati tentang persediaan obat Kepala Dinas Kesehatan dr.Asep Hidayat meyakinkan bahwa tim kesehatan di tiap desa akan selalu di siagakan, persedian obat sampai saat ini masih sangat layak tersedia dan akan selalu didistribusikan kepada korban banjir, dominan kami sediakan seperti vitamin dan obat gatal”ungkapnya

    Rakor berlangsung dimulai pukul 20:30 hingga pukul 00:12 dengan hadir seluruh peserta yaitu pejabat Pemerintah Kabupaten Karawang dan unsur muspida dari jajaran Kodim dan Kepolisian. (IKI)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus