Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur: PNS Harus Netral

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8206.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) tetap netral dalam proses politik pemilihan umum legislatif (PILEG) dan pemilihan umum presiden (PILPRES) tahun 2014. Netralitas dibutuhkan dalam kerangka menjaga kuailitas pelayanan publik dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Hal itu ditegaskannya usai memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2014, di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Kamis (6/2) pagi.

    "Tidak boleh ada fasilitas plat merah yang digunakan dalam kampanye salah satu calon. Selanjutnya dalam kesempatan ini juga saya imbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban. Tentu akan dibantu oleh aparat kepolisian, TNI, dan unsur lainnya yang terkait," ujar Heryawan yang didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, antara lain; Kapolda Jabar, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi dan perwakilan Kodam III Siliwangi.

    Lebih lanjut Heryawan berharap pelaksanaan Pemilu yang akan berlangsung April nanti dapat berjalan dengan damai, tertib, aman dan kondusif. Meski terdapat perbedaan pandangan politik, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Apalagi di Jawa Barat selama inisudah terbangun tradisi pemilihan kepala daerah dengan sukses dan aman. "Jawa Barat harus kita jaga bersama. Proses politik yang berlangsung diharapkan berjalan sesuai dengan koridor hukum dan norma yang ada," tuturnya.

    Berdasarkan data yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan, jumlah pemilih di Jawa Barat sebanyak 32.562.140 orang, dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencapai 90.917 lokasi. Jumlah tersebut cukup besar, sekitar hampir 20 persen jumlah pemilih secara nasional yang mencapai186.172.508 orang dengan lokasi TPS sebanyak 545.778 tempat. "Sehingga wajar bila Jawa Barat menjadi perhatian semua pihak, khususnya dari para peserta pemilu dan dari sisi keberhasilan pelaksanaannya yang akan menjadi barometer nasional," ungkap Heryawan.

    Sementara dalam sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Sutarman yang dibacakan Gubernur Jawa Barat mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan jajaran kepolisian. Diantaranya dengan terus berupaya meningkatkan kemampuan personel, melengkapi peralatan yang memadai, khususnya dalam menghadapi potensi ancaman serta kemungkinan terjadinya situasi kontijensi dalam Pemilu 2014. "Jalin kerjasama secara proaktif dan sinergis dengan semua pihak terkait pengamanan," ujar Heryawan membacakan sambutan Kapolri.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus