Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Tekankan Pentingnya Silaturrahim

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8242.jpg

    SURABAYA-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan rasa bahagianya saat bertemu dengan masyarakat Jawa Tmur asal Jawa Barat. Hal itu diungkapkannya pada acara "gathering" jumpa nasabah yang digagas Bank Bjb. Dirinya berharap dengan pertemuan tersebut dapat meningkatkan rasa silaturrahim diantara mereka. Sekaligus menjadi ajang bertukar pikiran dalam kerangka kerjasama pembangunan segala bidang. Untuk awal akan dijalin kerjasama bidang kesenian.

    "Kedepan akan kita kirim bantuan berupa perangkat kesenian, seperti; gamelan, angklung dan calung. Selain itu juga dikirim gurunya sekalian untuk mengajar kesenian Jawa Barat. Kelak akan kita gelar pentas kesenian yang besar yang menyajikan aneka kesenian antara Jawa Barat dan Jawa Timur. Tentu dengan pertemuan ini juga dapat membuka peluang pengembangan ekonomi. Mengingat potensi dikedua provinsi sangat melimpah," ujar Heryawan di hadapan ratusan hadirin yang memenuhi aula pertemuan di Hotel JW Marriot, Jl Embong Malang, Kota Surabaya, Selasa (11/2) malam.

    Selain nasabah Bank Bjb, acara tersebut juga dihadiri para anggota Ikatan Kerukunan Jawa Barat (IKJB) di Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, IKJB, menampilkan sejumlah atraksi kesenian Jawa Barat dan Jawa Timur. Atas penampilan tersebut, Heryawan memuji sebagai bentuk kolaborasi yang positif. Sehingga tidak menutup kemungkinan kerjasama kebudayaan dan pariwisata yang memuat konten keunikan masing-masing provinsi tersebut. "Kerjasama kesenian menjadi awal kerjasama di bidang lainnya," ungkapnya.

    Lebih lanjut, dalam sambutannya, Heryawan menyatakan silaturrahim membuka peluang bisnis. Menurutnya dengan adanya pertemuan, biasanya muncul ide dan tawaran kerjasama. Tentu hal itu sangat positif, apalagi bila ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Kondisi tersebut jelas sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. "Munculnya kesepakatan dan keputusan biasanya dimulai dengan pertemuan non formal, seperti silaturrahim. Ujungnya bisa jadi formal berupa kesepakatan," tuturnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus